From Qur'an || From Hadith

From Qur'an Surah Al-An'am (The Cattle) 6:164

Say: "Shall I seek a lord other than Allah, while He is the Lord of all things? No person earns any (sin) except against himself (only), and no bearer of burdens shall bear the burden of another. Then unto your Lord is your return, so He will tell you that wherein you have been differing."

None can bare the burden of another... meaning each of us are responsible for our own actions in this life. we better be sure that we are following the correct understanding of Islam, within the guidelines of the Qur'an and the Sunnah... cause on the day of judgment we will not be able to point fingers at any one else.. not even our sheikhs, imams or maulanas. May Allah (swt) give us the correct understanding of Islam and help us to abide by all aspects of it.

Wednesday, 30 July 2008

Berhadapan...

Telah genap 3 bulan aku merantau kat tempat orang. Pelbagai tempat aku reda sepanjang tempoh tersebut. Pelbagai ragam manusia yang ku temui. Pelbagai persoalan yang muncul dalam mindaku. Pelbagai jawapan yang ku jumpai.

...

[akan bersambung]

--aku yang keletihan badan dan idea...

Lenyapnya Daulah Khilafah - Ibu kepada segala kejahatan

Lebih kurang 87 tahun (hijriyyah) yang lalu, iaitu pada 28 Rajab 1342H (3 Mac 1924), sebuah bencana besar menimpa kaum Muslimin, dan suatu kejahatan yang mengerikan telah menimpa generasi-generasi setelahnya. Suatu kejahatan yang layak disebut sebagai penghulu bagi segala bentuk kejahatan. Kejahatan itu adalah usaha penghancuran Khilafah Islam serta penyingkiran Kitab Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Sunnah Rasul-Nya Sallallahu ‘alaihi wa Sallam dalam aspek pemerintahan sekali gus sebagai sumber utama rujukan bagi umat Islam. Akibatnya, kaum Muslimin memperoleh kemurkaan Allah dari langit dan bumi, kerana mereka telah menggantikan syariat Allah Subhanahu wa Ta’ala di dunia ini dengan hukum yang lain. Kaum Muslimin pun terjerat dalam berbagai perselisihan, lebih suka berdebat daripada bertindak, kebanggaan dan martabat mereka telah lenyap dan masalah-masalah di antara mereka semakin membesar. Mereka justeru menyerahkan urusan-urusan mereka kepada musuh-musuh Islam yang akhirnya merampas apa saja (kekayaan) yang umat ini miliki.

Kita telah mengetahui bahawa beberapa kelompok kaum Muslimin telah turut serta dalam usaha jahat ini, malah masih ramai lagi kaum Muslimin yang tetap berdiam diri, menerima (redha) bahkan menurutinya tanpa sedar mahupun sebaliknya.


Akibat kemurkaan-Nya di dunia, bukti-buktinya dapat dirasakan dan hasil-hasilnya tidak mampu kita hindari, yakni dominasi kaum kuffar Barat ke atas kaum Muslimin, terpecah-belahnya negeri-negeri kita serta dirampasnya harta kekayaan kita. Lebih dari itu, ramai di kalangan kita yang dibunuh, diusir, atau diseksa. Murka dari langit ke bumi telah menimpa kita hingga musuh-musuh kita telah membebankan kita dengan hukuman-hukuman yang paling buruk lagi menyeksakan dengan pelbagai jenis seksaan yang paling keji. Semua itu masih terus berlanjutan hingga kini. Dalam pada itu, perselisihan di antara umat ini semakin membesar. Berbagai bentuk konflik terjadi di antara mereka. Hancurnya negara Khilafah telah mengakibatkan terhentinya pengaturan umat berdasarkan sistem dan hukum Islam serta terkuburnya segala tindakan yang sesuai dengan al-Quran dan Sunnah. Ini adalah pelanggaran yang nyata terhadap apa yang Allah Subhanahu wa Ta’ala firmankan:

وَأَنِ احْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللهُ وَلاَ تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ وَاحْذَرْهُمْ أَنْ يَفْتِنُوكَ عَنْ بَعْضِ مَا أَنْزَلَ اللهُ إِلَيْكَ

“Hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka, dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu.” [TMQ al-Maidah (5):49]


Tidak menerapkan hukum Allah - ini sahaja sudah cukup untuk menjadikan Allah ‘Azza wa Jalla murka. Para malaikat pemberi seksa bersiap sedia untuk menarik orang-orang yang menerapkan hukum kufur untuk dihumban ke dalam neraka Jahanam yang telah siap sedia menyambut kedatangan mereka. Na‘udzubillâhi min dzâlik.

Ibu kepada segala kejahatan ini telah membuka lebar pintu-pintu bagi orang kafir mahupun kaum munafik untuk sama-sama melakukan segala bentuk kejahatan. Di antara kejahatan besar yang dilakukan sebagai akibat dari induk segala kejahatan ini, antara lain adalah:

  • Melabelkan kaum Muslimin yang ikhlas, yang berusaha untuk mengembalikan kehidupan Islam dengan menegakkan kembali negara Khilafah sebagai sebuah kelompok jahat, radikal, ekstremis, teroris dan sebagainya, yang berhak mendapatkan hukuman paling berat dari negara.
  • Eksploitasi pasukan polis yang dilibatkan dan diarahkan bekerja dalam bidang perisikan siang dan malam, demi melindungi rejim penguasa di negeri-negeri kaum Muslimin, memelihara sistem kufur yang diterapkan ke atas umat serta untuk memata-matai (mengintip) setiap tidak-tanduk kaum Muslimin dalam urusan sehari-hari, khususnya ke atas gerakan yang ingin mengembalikan semula Khilafah.
  • Menenggelamkan kaum Muslimin dengan beraktiviti di dalam permasalahan-permasalahan hidup yang dangkal; menyibukkan mereka dengan usaha-usaha yang bersifat timbal-sulam (islahi) ke atas Islam mengikut selera penguasa, serta menghabiskan masa, tenaga dan wang umat Islam untuk aktiviti ibadah semata-mata.
  • Mengikat urusan politik umat Islam dengan peraturan antarabangsa; menundukkan umat Islam pada kekuasaan kafir serta keputusan-keputusan PBB dan Dewan Keamanan; dan mencurahkan taat setia sepenuhnya kepada organisasi kufur ini, berbanding syariat Allah Subhanahu wa Ta’ala.
  • Menerapkan dan mempertahankan habis-habisan sistem ekonomi Kapitalis ke atas kaum Muslimin yang jelas lagi nyata bertunjangkan pada sistem ribawi.
  • Menjalankan sistem pendidikan sesuai dengan sistem pendidikan sekular yang menghancurkan mentaliti dan aqidah anak-anak kaum Muslimin, yang pada akhirnya akan mengarah pada kesempurnaan hancurnya keperibadian (syakhsiyyah) Islam mereka.
  • Mengambil-alih mimbar-mimbar masjid dan pusat-pusat pendidikan serta mencegah kalimah yang hak dari dikumandangkan di masjid-masjid dan pusat-pusat pengajian, demi memenuhi keinginan nafsu serakah para penguasa sekular.
  • Menempatkan Islam sama taraf dengan agama-agama lain dalam rangka persatuan antara agama-agama atau dialog antar agama, walhal perbezaan di antara Islam dan agama-agama lain teramat jelas, kerana Islamlah satu-satunya agama yang benar dan wajib ke atas semua manusia, manakala agama selainNya adalah sesat lagi kufur.
  • Memecahbelahkan tanah-tanah kaum Muslimin kepada ceraian-ceraian kecil, yang mereka sebut dengan Negara Bangsa (nation state), mempropagandakan seruan-seruan kufur nasionalisme, kemudian membiarkan pemisahan wilayah-wilayah Islam dari induknya (yakni Khilafah).

Di samping itu, tunduknya penguasa-penguasa Muslim terhadap Amerika dengan penuh ketaatan adalah sebuah kejahatan politik. Apakah Zat Yang menciptakan mereka dan menciptakan Amerika tidak lebih berhak untuk ditaati dan lebih berhak disembah?

Berdiam dirinya kebanyakan kaum Muslimin dan para penguasa mereka terhadap pendudukan tanah-tanah mereka, pembantaian yang terus-menerus terhadap anak-anak dan saudara-saudara mereka oleh negara-negara kafir, serta pelanggaran terhadap kehormatan dan harga diri mereka adalah kejahatan yang menjijikkan. Hanya makhluk tercela, para perancang, dan mereka yang tidak mempunyai kehormatan terhadap diri mereka sendiri atau keluarga-keluarga merekalah yang layak melakukan hal seperti itu. Usaha-usaha dari intelektual Muslimin ‘modernis’ untuk mencipta metode-metode baru dalam hukum Islam (fiqh) yang sangat asing, seperti fiqh al-waqi’, fiqh al-muwazanah, dan fiqh al-maslahah dan yang lainnya sebenarnya adalah usaha pemalsuan terhadap agama dan sebuah kedustaan terhadap hukum Islam.

Sementara itu, orang-orang kafir dan sekutunya terus berusaha keras untuk memesongkan gambaran positif tentang negara Khilafah dari dalam benak kita. Itu ditunjukkan dengan pendustaan terhadap keterikatan Khilafah Utsmaniyyah pada sistem Islam dan mendedahkan kesalahan-kesalahan mereka. Pada waktu yang sama, orang-orang kafir turut mempromosikan kapitalisme, sekularisme, liberalisme dan pluralisme sebagai alternatif. Akibatnya, generasi kaum Muslimin saat ini mencintai kapitalisme dan seluruh fahaman (doktrin) yang menjadi terasnya kepada nasionalisme, sukuisme dan yang lainnya sekali gus membenci dan takut dengan penyebutan negara Khilafah (atau negara Islam).

Di atas semua kejahatan itu, kelibat kebangkitan sebahagian kaum Muslimin mulai tampak, seruan dan gerakan mereka juga telah terkesan. Mereka terus diamati secara teliti dan menjadi pusat perhatian musuh yang selalu memerhati dan melawan setiap perkembangan baru dari usaha-usaha mereka. Hal yang penting yang dipropagandakan musuh ke atas mereka adalah, ini golongan kaum Muslimin yang ingin menegakkan kembali Islam ini adalah golongan yang berbahaya! Pintu-pintu mahkamah zalim dan penjara-penjara mereka sentiasa terbuka sepanjang tahun untuk kita pejuang-pejuang Islam. Mereka terus menghalang dan mereka-reka kes-kes baru terhadap kita. Mereka memperlakukan kita sebagai penjenayah (terroris) serta berbuat jahat atas segala aktiviti keislaman yang kita lakukan. Perburuan mereka terhadap kelompok-kelompok Islam yang ikhlas dilakukan secara terus-menerus tanpa mengenal belas kasihan.

Di sisi lain mereka mengerahkan dana dan usaha untuk menyesatkan kaum Muslimin dengan ajaran-ajaran Islam yang ditafsirkan sesuai dengan kepentingan mereka. Pusat-pusat pendidikan Islam dengan cara mereka didirikan satu per satu. Pertemuan-pertemuan para menteri dalam negeri di negara-negara yang saat ini berkuasa di dunia Islam belum pernah berhenti. Mereka terus bertukar maklumat dan usul memantau aktiviti para pengembang dakwah Islam. Anehnya, rencana-rencana ini tidak mempengaruhi perbezaan politik mereka, yang biasanya pertemuan-pertemuan sebegini menemui jalan buntu.

Tujuan utama semua itu adalah untuk mencabut setiap usaha ikhlas yang dilakukan kaum Muslimin untuk mengembalikan kemuliaan mereka seperti dahulu dan mengulangi sejarah keagungan mereka. Kebencian dan permusuhan mereka terhadap para pengembang dakwah Islam itu sangat jelas dan dapat disaksikan di hampir seluruh negeri-negeri umat Islam seperti di Lebanon, Uzbekistan, Turki, Mesir, Algeria, Syria, Jordan, Palestin, Iraq, Yaman, Pakistan, dan beberapa negeri umat Islam yang lainnya, termasuk Malaysia. Bahkan dalam hal ini, dapat dikatakan upaya untuk melawan usaha aktivis Islam (yang ikhlas dan sungguh-sungguh untuk mengembalikan kehidupan Islam melalui penegakan semula Daulah Khilafah), semakin meluas ke seluruh dunia melalui propaganda ‘perangan melawan terorisme’ (War On Terror) yang diciptakan oleh Amerika, selaku tuan kepada penguasa-penguasa Muslim pengkhianat yang ada sekarang.

Setelah Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa Sallam mendirikan negara Islam pertama di Madinah al-Munawwarah, Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa Sallam dan generasi kaum Muslimin setelahnya yang mengikuti jejaknya mendapatkan keredhaan dan kecintaan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Keagungan kemudian ditetapkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala bagi kaum muslimin di atas dunia; berbagai negeri ditaklukkan untuk mereka; keadilan tersebar luas; dan penindasan menjadi sesuatu yang terbatas. Banyak para pemimpin yang menerima seruan mereka. Siapa saja yang beriman, Allah Subhanahu wa Ta’ala memuliakannya; siapa saja yang kafir, Allah Subhanahu wa Ta’ala menghinakannya. Para malaikat perang menghunuskan pedang-pedang mereka dan berperang berdampingan dengan barisan mujahidin kaum Muslimin, hingga kemenangan hakiki menjadi kenyataan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

فَانْتَقَمْنَا مِنَ الَّذِينَ أَجْرَمُوا وَكَانَ حَقًّا عَلَيْنَا نَصْرُ الْمُؤْمِنِينَ

“Kami melakukan pembalasan terhadap orang-orang yang berdosa. Kami selalu berkewajiban menolong orang-orang yang beriman.” [TMQ Ar-Rum (30): 47]


Inilah yang sangat kita inginkan hari ini sehingga kita berusaha secara sungguh-sungguh untuk mengulanginya lagi. Apakah nilai kehidupan kita sekarang yang berada di bawah kekuasaan thaghut dan sistem Jahiliyyah ini meningkat? Betapa baguskah keberadaan kita setelah kekuasaan Khilafah dicabut dari kita dan musuh-musuh kita muncul menguasai kita? Kita sangat memerlukan keredhaan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan menegakkan kembali kepercayaan-Nya kepada kita setelah syarat-syarat (datangnya pertolongan dan kemenangan) dipenuhi. Dengan pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan kekuatan-Nya, kita harus mewujudkan kembali negara Khilafah berapa pun harga diri dan pengorbanan yang perlu kita bayar untuknya. Sebab, kita ingin agar Allah Subhanahu wa Ta’ala menempatkan kita dalam kebahagiaan dan kemuliaan serta redha-Nya.

Hizbut Tahrir sangat mencintai anda sebagaimana kami mencintai diri kami sendiri. Oleh kerana itu, Hibut Tahrir mengajak anda dan seluruh kaum Muslimin untuk ikhlas dan bersungguh-sungguh, mengerahkan seluruh tenaga, bergabung dengan barisan para pejuang yang ikhlas dan berusaha siang dan malam, demi tujuan untuk mengembalikan kewujudan Daulah Khilafah dan meraih kembali mutiara yang telah hilang, sehingga kita memperoleh kemuliaan di di dunia dan akhirat. Sahutlah seruan kami wahai kaum Muslimin yang dirahmati Allah!


[Terjemahan dan suntingan dari artikel oleh Prof. Asim Umayra, Nablus-Palestina]

StOp, think deeply and realizing the Muslims in the Whole World!!

Peristiwa Isra Mi'raj dan kepentingannya bagi umat

Alhamdulillah... Kita ketemu lagi hari bersejarah ini, Israk Mikraj.


PERISTIWA ISRA MI'RAJ DAN KEPENTINGANNYA BAGI UMAT

Oleh : AN-NAJM

Sidang jamaah yang dirahmati Allah,

Bulan Rejab kian hampir melabuhkan tirainya. Maka semakin terasa dekatnya pertemuan dengan bulan mulia lagi penuh rahmat, iaitu Ramadan al-mubarak. Namun, di penghujung Rejab yang mulia ini, kita terpanggil untuk merenung sejenak peristiwa yang besar dan bermakna bagi seluruh umat. Peristiwa yang dimaksudkan itu ialah peristiwa Israk Mikraj yang menakjubkan, yang berlaku pada malam 27 Rejab, tahun ke-11 daripada kerasulan Nabi Muhammad SAW.

Israk dan Mikraj adalah dua peristiwa yang amat besar dan luar biasa yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW dan dianggap sebagai satu penganugerahan yang tinggi nilainya dari segi kerohanian. Kedua-dua peristiwa itu adalah kurnia Allah SWT kepada baginda untuk memperlihatkan tanda keagungan dan kekuasaan-Nya.

Sungguhpun peristiwa luar biasa yang terjadi setahun sebelum Nabi Muhammad SAW berhijrah ke Madinah itu mustahil dapat dijangkau oleh alam pemikiran manusia, namun kita selaku umat Islam wajib percaya dan mengyakini bahawa Israk Mikraj yang ditempuhi serta dialami oleh Nabi Muhammad SAW adalah benar dan berlaku dengan roh dan jasadnya sekali. Segala-galanya boleh berlaku dengan kehendak dan kekuasaan Allah selaku Pencipta dan Pentadbir alam semesta.

Sidang jamaah yang mulia,

Israk bererti perjalanan Nabi SAW dari Masjidilharam di Mekah ke Masjidil Aqsa di Baitul Maqdis di Palestin. Peristiwa ini terakam di dalam Al-Quran, sepertimana firman Allah yang bermaksud :

“Maha Suci Allah yang telah menjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil-Haraam (di Mekah) ke Masjidil-Aqsa (di Palestin), yang Kami berkati sekelilingnya, untuk memperlihatkan kepadanya tanda-tanda (kekuasaan dan kebesaran) Kami. Sesungguhnya Allah jualah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

(Q.S. Al-Israa’: 1).

Sementara itu, Mikraj pula merujuk kepada perjalanan baginda SAW dari Masjidil Aqsa ke Sidratulmuntaha di langit ketujuh, dekat singgahsana Allah SWT sepertimana yang digambarkan oleh Al-Quran yang bermaksud:

“Dan demi sesungguhnya! (Nabi Muhammad) telah melihat (malaikat Jibril dalam bentuk rupanya yang asal) sekali lagi di sisi “Sidratul-Muntaha”; yang di sisinya terletak syurga “Jannatul-Makwa”. (Nabi Muhammad melihat Jibril dalam bentuk rupanya yang asal pada kali ini ialah) semasa “Sidratul-Muntaha” itu diliputi oleh makhluk-makhluk dari alam-alam ghaib, yang tidak terhingga. Penglihatan (Nabi Muhammad) tidak berkisar daripada menyaksikan dengan tepat (akan pemandangan yang indah di situ yang diizinkan melihatnya), dan tidak pula melampaui batas. Demi sesungguhnya ia telah melihat sebahagian dari sebesar-besar tanda-tanda (yang membuktikan luasnya pemerintahan dan kekuasaan) Tuhan-Nya.”

(Q.S. An-Najm: 13-18).

Oleh itu, Israk Mikraj dapat disimpulkan sebagai satu perjalanan kilat Nabi Muhammad pada malam hari atas kudrat dan iradat Allah dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, kemudian naik ke langit sampai ke Sidratul Muntaha, bahkan ke Mustawa dan sampai di bawah Arasy Allah (suatu tempat di mana alam ini diatur) dengan menembusi tujuh lapis langit, lalu kembali semula ke Makkah pada malam yang sama.

Sidang jamaah yang dikasihi Allah,

Salah satu inti penting daripada peristiwa Israk dan Mikraj ialah perintah solat yang diterima Nabi SAW di Sidratulmuntaha. Pada mulanya Allah SWT memberi perintah supaya mengerjakan solat (sembahyang) 50 waktu sehari semalam. Tatkala bertemu dengan Nabi Musa Alaihi Salam di langit keenam, Muhammad SAW menceritakan perintah yang diterimanya daripada Allah. Lalu Nabi Musa menyarankan agar baginda kembali menghadap Allah SWT untuk memohon keringanan, dengan alasan bahawa umatnya tidak akan sanggup melaksanakan solat 50 waktu itu. Disebabkan terlalu sayangkan umatnya, Nabi SAW menerima saranan itu. Ia pun kembali menghadap untuk memohon keringanan. Permohonan itu berulang sampai 9 kali hinggalah Allah SWT mengabulkannya dengan mengurangi waktu solat menjadi hanya 5 kali sehari semalam.

Adapun waktu-waktu solat yang telah ditentukan itu ialah Subuh, Zohor, Asar, Maghrib dan Isya. Waktu mengerjakan solat berkenaan diterangkan dengan jelas di dalam Al-Quran, sepertimana firman Allah yang bermaksud :

“Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan-peringatan bagi orang-orang yang ingat.” (Q.S. Hud: 114).

Sidang jamaah yang berbahagia,

Bulan Rejab tahun ke-11 dari kerasulan baginda SAW, disifatkan oleh ahli sejarah sebagai ‘Amulhuzn’ (tahun dukacita) bagi Rasulullah. Ini berikutan dengan dua musibah berturut-turut yang menimpa baginda, iaitu kehilangan dua insan tersayang berikutan kewafatan Khadijah, isteri baginda yang tercinta, yang kemudian disusuli pula dengan pemergian bapa saudara baginda, Abu Thalib, yang banyak melindunginya daripada ancaman kaum kuffar Quraisy.

Musibah yang menimpa itu berpengaruh besar terhadap diri Rasulullah. Lantas Nabi merasakan ruang untuk pergerakan dakwah di kota Makkah semakin sempit dan keselamatan diri turut terancam. Keadaan yang sedemikian mendorong Rasulullah untuk berpindah ke Thaif dengan harapan agar penduduknya menerima seruan dan bersedia membantu perjuangannya. Malangnya, segala harapan baginda hancur berkecai kerana penduduk Thaif bukan saja tidak mahu memberi perlindungan kepada Nabi, malah Nabi dicaci, dihina hatta dianiaya.

Lalu, Rasulullah kembali semula ke Makkah dengan perasaan hampa tanpa hasil. Dan dalam hal keadaan menanggung kesedihan dan kehampaan, Allah menganugerahkan Israk Mikraj, yang antara lain bertujuan menghibur dan mempertebal iman Nabi SAW.

Sidang jamaah yang berbahagia,

Berdasarkan kepada peristiwa Israk Mikraj, kita memperolehi pelbagai pengajaran berharga yang terkandung di dalamnya untuk direnungi serta dihayati. Antara pengajaran berguna tersebut ialah:

1. Manusia harus sentiasa mengadakan hubungan dengan Allah, baik di kala ditimpa kesusahan mahupun di kala mendapat kesenangan. Ini kerana hanya Allah yang berkuasa memberikan pertolongan, menghilangkan segala kesedihan, dukacita dan kesusahan pada diri manusia. Sebagaimana yang diceritakan, Nabi telah ditimpa beberapa musibah sebelum terjadi Israk Mikraj. Dalam keadaan demikian, datang perintah untuk Israk Mikraj, iaitu untuk berhadapan dengan Allah swt. Ini memberi pengajaran kepada kita agar mendekatkan diri kepada Allah sewaktu didatangi musibah dan pelbagai permasalahan dalam kehidupan. Caranya ialah dengan melaksanakan semua perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya di samping terus meningkatkan ketakwaan dan amal ibadat.

2. Menjauhi perkara mungkar dan maksiat. Semasa Israk Mikraj, tepatnya sewaktu Nabi diajak meninjau keadaan neraka, baginda ditunjukkan berbagai bentuk penyeksaan dahsyat yang sedang dialami oleh berbagai kaum sebagai akibat daripada segala macam bentuk kejahatan yang pernah mereka lakukan. Misalnya Nabi diperlihatkan kepada satu kaum yang memecahkan sendiri kepala mereka dengan batu besar, setelah pecah ia kembali bertaut seperti sediakala. Nabi juga melihat bentuk penyeksaan yang lain seperti seksaan bagi pemakan riba, penzina, pengumpat, yang suka memfitnah dan lain-lain lagi. Ini semua memberi iktibar supaya kita yang hidup di dunia ini tidak melakukan segala perbuatan tercela itu dan juga pekerjaan lain yang jelas dilarang Allah kerana begitulah seksaan yang bakal diterima oleh seseorang di akhirat nanti sekiranya perbuatan yang dilarang Allah itu dilakukan.

3. Perintah solat sebagai suatu bentuk ibadah yang Allah sendiri menggariskan ketentuan mengenainya. Kewajipan solat berbeza dengan kewajipan yang lain seperti puasa, zakat dan haji. Ini adalah kerana kewajipan solat diterima langsung oleh Nabi daripada Allah sewaktu bertemu Allah pada malam Mikraj tanpa perantaraan malaikat Jibrail. Ini menunjukkan keistimewaan dan kelebihan solat berbanding ibadah-ibadah lain, dan solat juga amalan yang paling awal dihisab di akhirat kelak. Dengan solat, kita berpeluang untuk berdialog langsung dengan Allah, iaitu ketika bersolat.

4. Mengakui dan tunduk kepada kebesaran Allah sebagai pencipta agar keyakinan terhadap kekuasaan-Nya benar-benar bersemi di jiwa manusia. Ini kerana sewaktu Israk Mikraj, Allah memperlihatkan kepada Nabi akan keagungan dan berbagai keajaiban ciptaan-Nya yang terdapat di alam tinggi bernama langit itu seperti Sidratul Muntaha, syurga dan lain-lain lagi.

5. Anjuran memberi salam. Di sepanjang perjalanan Mikraj, Nabi tidak pernah lupa mengucapkan salam kepada rasul yang baginda temui. Ini mengingatkan kita kepada keutamaan memberi salam dan galakan supaya selalu memberi salam kepada saudara sesama Islam sebagai tanda penghormatan dan untuk mengeratkan hubungan.

6. Mengingatkan usia dunia yang sudah tua yang mana dibayangkan melalui pertemuan Nabi dengan seorang nenek tua. Ia memberi gambaran kepada kita yang umur dunia sudah lanjut dan hampir berlaku kiamat. Hakikat ini memperingatkan setiap Muslim bahawa segala kemewahan dan kesenangan dunia hanyalah bersifat sementara. Hanya ketakwaan dan amal salih menjadi bekalan untuk ke akhirat.

7. Berwaspada dengan rayuan dan tipu daya iblis, di mana sewaktu Israk, pada awal perjalanan lagi jin ‘Afrit telah mengejar baginda dengan membawa obor untuk menghalang perjalanan Nabi dan berusaha memperdayakan baginda. Peristiwa ini memperingatkan kita bahawa syaitan dan iblis tidak akan jemu-jemu untuk menyesat dan memperdayakan umat manusia dengan pelbagai cara.

Sidang jamaah yang dihormati,

Israk Mikraj merupakan mukjizat yang tidak diberikan kepada nabi-nabi yang lain. Justeru itu, Pelbagai pengajaran berharga yang terkandung di dalamnya hendaklah direnung dan dihayati supaya ianya dapat membantu memberikan nilai tambah dalam kehidupan, baik dalam usaha meningkatkan ketakwaan dan prestasi ibadah kepada Allah mahupun untuk peningkatan ilmu pengetahuan, terutama dalam menghadapi cabaran globalisasi masa kini. Firman Allah yang bermaksud :

“Dan tidaklah Kami mengutus rasul-rasul sebelummu (wahai Muhammad), selain dari kalangan orang lelaki yang Kami wahikan kepada mereka. Oleh itu bertanyalah kamu kepada orang yang berpengatahuan agama jika kamu tidak mengetahui.”

(Q.S. An-Nahl: 43).

Tuesday, 29 July 2008

Buhsannye!!!

Tak tahu nak buat ape..golek sana sini..nak abeh lemak den dibuatnya..men game..takut tidur lewat lak..nk lukis..xde idea nak lukih ape..nk naip blog..tataw nk ckp ape..huhu

Alahai..Kejutan budaya ape??

Dah lama saya tak membuka laman fs kawan2 sy. Selama nie juz bukak & biarkan aje. Saya terkejut melihat merubahan yang berlaku pada kawan-kawan saya nie. NIe kejutan budaya apa??.. Tepuk hati tanya iman. Kenapalah leh jadi camni ek??.. Panggil bodoh, korang marah. Yelah, masa dulu2 korang ok ja(pakaian).. Bak kekata kawan saya, dulu2 pakai sari sekarang pakai tali.. Saya disini bukan lah nak menjatuhkan martabat kaum wanita khususnya kawan-kawan yang sy kenal.. Saya sendiri segan klu berhadapan dengan kalian..

Kalau bergambar.. Tak payah lah nak bubuh gmbr2 yg konon "comel" "manja" "manis" n apa2 lah.. Gambar-gambar besar. Ditambah pula yang ada unsur kemungkaran. Terdedah sana-sani. Pegang-pegang tangan. Peluk sana sini. Lagi menyedihkan saya, apabila melihat gmbr yang kejap bertudung dan tidak bertudung. Muslimah apakah ini wahai wanita?? Pandangan(nilai) apakah yang lebih baik pada kalian?? Allah atau manusia?? Apakah difinasi kalian untuk menjadi wanita solehah?? Untuk siapakah gambar2 ini di paparkan?? Umum?? Yang tersayang??. Even bukan untuk sesiapa pun, kaum adam tidak berhak melihatnya(gmbr). Terus terang saya katakan.. Walhal lelaki yang kareernya sebagai penyanyi rock pun mahu dambakan isteri yang beriman dan solehah.. Kalian tak takut ka kalau lelaki yang lemah imannya akan membayangi diri kalian untuk melepaskan nafsu mereka?. Percayalah, imaginasi lelaki lebih tinggi daripada wanita. Even dalam telifon pon, dia dapat berimaginasi tentang kamu.

Maaf sekali lagi. Kalau penerangan ini dikatakan "kotor". Saya mahu mengkhabarkan yang benar. Tinggalkanlah perkara-perkara jahil tue ea??..Takde maknanya.. Yang kafir akan dijadikan bahan membakar di akhirat kelak. Membakar siapa?? Membakar orang Islam yang ingkar..

Our Life in this Story

One day of the many days
There was a man traveling on a trip with his Wife and Kids
And on the way he met someone standing in the roadway
So he asked him: Who are you?
He said:
I am the money

So the man asked his wife and kids :
Should we ask him to ride with us?

They said together: Yes of course because with the money it can help us if we wanted to do anything, and if we wanted to get anything we desired,
So they took the Money to ride with them.

And the vehicle continued its way until the man
met someone else on the road

So the Father asked: Who are you?

He said:

I am the high position and power

So the father asked his wife and kids :
Should we ask him to ride with us?

So they all answered together in one voice:

Yes of course because with the high position and power we have the ability to do anything we want and own anything we desired.

So they took the high position and power with them
And the vehicle continued to finish its trip .

And likewise he met in the same manner many people which give the pleasures and desires of this life, UNTIL ..
They met one person on the way..

The Father asks him Who are you?

He said: I am the Deen (Islam)

So the father, wife, and kids said all together in one voice: No no this isn't the time, we desire the pleasures of this life and dunyah, and the Deen will prevent us and ban us from these things and it will take control over us, and we will be worn-out from being loyal to it and its learning. And the halal and the Haram, and this thing prayer and that thing hijab, and this fasting , and and and and and etc, It will be a burden upon us!!!

But what is certain is that we will definitely return for you to pick you up but only after we enjoy this life and everything in it.

So sadly they left him behind and the vehicle continued its trip.


And out of no where something appeared in the middle of the road

It was a check point in the road and it had a sign saying

STOP!!!

And they found a man gesturing for the father to get out of the vehicle.

So the man said to the father:
The trip has ended as far as you are concerned!!!!
And it is upon you to get out and come with me.


The father was shocked with fear and didn't say a word.


So the man said to him: I am searching for the DEEN.e Islam Is he with you?

He answered: No I left him not too far back. So if you can let me go back, I can get him for you :

You do not have the ability to go back, your trip has ended and there is no going back now.. returning is impossible said the man.

But I have

The Money,
The high position and power,
My Wife,
My Kids,
and and and and and and on.

The man said to him:
They will not benefit you nor will they
protect you in front of Allah. Not one bit!

And you will leave all of this, and not one of them will help you except for The Deen e Islam you know? The one which YOU left back in the road.
So the father asked: And who are you exactly?

I AM DEATH

The one which you were needless
of and didn't take into account in your trip!!

The father looked at his vehicle and found his wife taking control of it and continuing the trip with all of its passengers but him

And none of them stayed with him, and none of them helped him in any way.

His Majesty said:
"Say: If it be that your fathers, your sons, your brothers, your mates, or your kindred; the wealth that ye have gained; the commerce in which ye fear a decline: or the dwellings in which ye delight - are dearer to you than Allah, or His Messenger, or the striving in His cause;- then wait until Allah brings about His decision: and Allah guides not the rebellious." Qur'an 9:24

And Allah the Majestic said:

"Every soul shall have a taste of death: And only on the Day of Judgment shall you be paid your full recompense. Only he who is saved far from the Fire and admitted to the Garden will have attained the object (of Life): For the life of this world is but goods and chattels of deception." Qur'an 3:185

Inflasi dan Riba: Fitrah Kapitalisme

Pengarah Eksekutif Malaysian Instutute of Economic Research (MIER), Prof Dato Dr Mohd Ariff Abd Kareem, dalam wawancara di Money Exchange menjangkakan kenaikan inflasi Malaysia akan melepasi 8% pada Ogos banding 7.7% sekarang.

Pihak Bank Negara pula sedang mengkaji samada menaikkan kadar faedah. Perbezaan kadar faedah sehingga 4% berbanding inflasi akan imenyebabkan kesan negative kepada sector perbankan. Tetapi jika Bank Negara menaikkan kadar faedah serta merta akan membantutkan pertumbuhan ekonomi.

Setakat ini pertumbuhan ekonomi Malaysia berada pada 7.01% untuk sukuan pertama 2008 adalah dibantu oleh kenaikan harga komoditi utama dan juga sokongan sector swasta. Tetapi dengan harga minyak sawit yang semakin menjunam ia dijangka akan memberi kesan kepada pertumbuhan ekonomi Malaysia.

Sebagai sebahagian dari Negara yang mengamalkan ideology kapitalisme, Malaysia tidak terlepas dari polisi-polisi yang digubal White House mahupun kesan ekonomi dari NYSE. Apatah lagi untuk tahun ini sudah tujuh bank di US bankrup, termasuk Indy Mac, bank hartanah ketiga terbesar. Dan dua bank terbesar telah diambil alih kerajaan. Inilah adalah sebahagian krisis sub prima di US. Tetapi bukan itu yang ingin saya bincangkan disini.


Tetapi sepatutnya yang ingin saya sorot adalah bagaimana hutang dan riba telah menjadi menjadi mekanisme paling penting dalam ekonomi hari ini. Hinggakan ustaz dan ahli gerakan Islam pun ada yang lemas dalam lautan riba ini.

Pada sekitar tahun 1973,ekonomi US yang hampir muflis akibat kekalahan pada perang Vietnam, mendorong Presiden Richard Nixon memansuhkan system matawang bersandarkan emas pada Perjanjian Breton Woods 1948 kepada system matawang bersandarkan hutang (debt based money system).

Sistem ini menjadikan hutang dan riba atau nama lain faedah sebagai asas matawang dan ekonomi. Sebab itu tidak hairan jika amalan berhutang dijadikan seolah suatu kemestian dan tidak tinggal disertakan riba’. Hingga ada orang Islam yang merasakan pinjaman bank itu suatu kemestian dalan hidup. Sedangkan Allah berfirman:


Orang-orang yang makan(mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan berdiri selain berdirinya orang yang kerasukan syaaitan lantaran penyakit gila. Keadaan mereka demikian adalah disebebabkan mereka berkata(berpandangan) jual beli sama dengan riba, walhal Allah menghalalkan jual beli dan menghalalkan riba.” [Al Baqarah 275]

Jabir ra berkata, “ Rasulullah SAW melaknat pemakan riba, pembayar riba, pencatat dan saksi-saksi (riba) dan bersabda, “ mereka semua sama” [Shahih Muslim]

Penyelesaian masalah riba bukan dengan menbangun ‘perbankan Islam’ yang masih berorientasikan keuntungan seperti Islamic banking hari ini. Ia masih lagi penuh dengan akad-akad yang bathil lagi haram. Ulama-ulamanya paling tidak memberikan dalil inilah yang terbaik untuk menjaga kemaslahatan ummat. Hingga ada yang menghalalkan menjadi pelaksana dalam perbankan berteraskan riba. Sedangkan Allah berfirman yang bermaksud
Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu? Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahal mereka telah diperintah mengingkari thaghut itu. Dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya. (QS. An-Nisa [4]: 60)


Wahai ummat Islam,
Islam membawa penyelesaian yang menyeluruh dan integrated bagi mengatur hidup manusia. Iaitu penerapan seluruh hukum Islam di bawah payung Daulah Khilafah Islamiah. Khilafah Rasyidah kali kedua adalah janji Nabi dan kewajipan kita untuk mengusahakannya.
ALLAH MAHA BESAR.

Monday, 28 July 2008

Isti'naf Hayatul Islam

Kita ketahui menerapkan Islam secara menyeluruh merupakan suatu kewajiban. Ini tidak akan dapat dijalankan sepenuhnya tanpa kekuasaan dan Khilafah Islam merupakan satu-satunya bentuk kekuasaan yang sah di sisi syara'. Kini Khilafah tidak wujud. Mewujudkan Khilafah menjadi suatu kewajiban dan tanpa jamaah, kewajiban ini tidak akan dapat dijalankan. Dan selagi jamaah ini masih belum berjaya menegakkan Khilafah, maka di atas setiap pundak kaum Muslimin ada kewajiban untuk bersama-sama MENEGAKKAN ISLAM.

Kami hanyalah pemuda-pemuda yang inginkan keadaan aman damai, penuh keberkatan penuh, keadilan, dan jaminan ketenteraman dengan keindahan-keindahan yang datangnya dari islam.

Keindahan ini pada ketika dulu kita miliki "ISLAM YA'LU WALA YU'LA ALAIH" dahulunya kita dapat rasakan bersama. 1300 tahun. 14 abad kita pernah mengengam 2/3 dunia. Tp kini ianya pudar ditelan zaman. Lapuk dek usia. Islam kini hanya tinggal pada namanya...

X dapat dibayangkan bagaimana rasanya bila generasi kita akan datang, anak cucu cicit kita hidup makmur, aman tenteram, terjaga atau terjamin kehormatan mereka, tiada lagi penindasan terhadap islam, tiada lagi batasan terhadap mengembangkan islam, dan yang paling penting umat NABI MUHAMMAD INI KEMBALI BERSATU HATI, PEMERSATUAN SELURUH UMMAH BERLAKU DIHADAPAN MATA DENGAN KEHIDUPAN YANG MENERAPKAN ISLAM DAN SEGALA SISTEMNYA SERATUS PERATUS SEPERTI MANA SERUAN YANG TURUN DARI LANGIT (WAHYU @ KALAM ALLAH) ,

Pada ketika itu semuanya kembali terurus dan terjaga, tiada lagi maksiat bermaharajalela, tiada lagi pembunuhan kekejaman berlaku dimana-mana. Dimana pada ketika itu pengabdian setiap umat HANYALAH KEPADA ALLAH S.W.T.

MUSTAHILKAH INI???
RELEVANKAH KEHIDUPAN INI???
BENARKAH INI AKAN TERJADI???

Sedarlah wahai saudara-saudaraku JANJI ALLAH ITU PASTI, JANJI RASUL ITU PASTI. IANYA AKAN SEGERA TEGAK BERDIRI, MENGUKUHKAN ISLAM YANG DULUNYA MATI, MENYELAMATKAN UMAT DARI PERKARA MERUSAK DIRI, MENYELAMATKAN PEMERINTAH DARI MENJADI BAKARAN API.

Sesungguhnya kami pemuda-pemuda yang inginkan tertegaknya khilafah tidak akan pernah diam dan tidak sabar menantikan kehidupan yang aman permai itu sambil menghirup udara segar yang tenang, sambil hati dengan tegar membisik kalimah tasbih, tanpa perpecahan sempadan atau benua dengan secangkih kopi diminum bersama pemuda di PALESTIN.

SESUNGGUHNYA SAAT ITU SEMAKIN HAMPIR.N AKAN SEMAKIN HAMPIR LAGI DENGAN DUKUNGAN SELURUH UMAT ISLAM YANG PENTINGKAN PEMERSATUAN UMMAH DAN PENEGAKKAN SYARIAH.

Kami menyeru kepada seluruh umat islam, tokoh-tokoh islam, pejuang-pejuang islam, pengembang-pengembang syariat islam, para pemerintah tertinggi, para ilmuwan yang sejati, para kedoktoran yang berpekerti, para pelajar yang tercari-cari, para penduduk perkotaan, pendesaan.

"AYOH KITA BUANG EGO KITA BUANG SEMANGAT PERKAUMAN KITA BUANG SEGALA KEPENTINGAN PERIBADI KITE, BUANG SEGALA MANFAAT YANG KITA PERJUANGKAN SELAMANYA, PERJUANGKANLAH ISLAM YANG 100% AGAR IA MENJADI SAKSI KITE DI HADAPAN ALLAH KELAK."

Apa nak jadi nie!!

Masalah remaja yang semakin sosial.. Tidak menjadi kehairanan bagi ku jika maksiat sengaja berleluasa di sana sini. Ibarat cendawan tumbuh selepas hujan. Manusia apakah mereka (jahil) ini?.. Aku memang geram sangat-sangat apa yang berlaku di depan mata aku dalam tempoh 4 hari ini.. Baik balik dari kerja terus balik kampung dan pulang semula ke kota. Memang betul orang kata, jauh perjalanan luas pandangan. Kawan aku pernah memberitahuku. "Kalau kau pergi mendaki gunung, pasti kau akan terasa bertapa kerdilnya diri kau. Kau kat sini kau tak nampak dan rasa. Cuba lah pergi daki. Daki bukit pun kira ok dah." Aku memang kesal, apa yang berlaku.

Hiburan sana-sini. Inilah dikatakan dunia dah maju, zaman dah berubah. Adakah intipati-intipati tersebut dikatakan kemajuan??. Oh..tidak.. Jangan sekali-sekali tertipu. Buat sape yang layan majalah mangga n seangkatannya. Hentikanlah buat benda tak berfaedah. Bukan ada apa pun dalam majalah tue. Takkan disoal punya dalam alam bakhzah. Percayalah.

Kalau sebut bab perjudian. Bape ramai orang Islam terjebak?.. kAt kedai-kedai judi.. Ada je, orang kita buat urusan "zakat" disana. Yang menghairankan aku, kenapa JAKIM tak nak tangkap mereka2 nie. Terang-terang tue dorang buat kemungkaran. Tapi tentang kemungkaran yang sembunyi2 like maksiat,& sumbang mahram. Ada je wat tangkapan. Yang ada depan mata tak nak ditangkap. Yang salah ada didepan mata, tak nak ditegurnya.

Ooo Allah, janganlah Kau jadikan aku dan golongkan aku, orang2 yang cintakan dunia dan takutkan mati.

Cabaran Rasulullah Di Zaman Perutusan

Pada zaman perutusan, rasulullah memperjuangkan kebenaran dan menentang kebatilan serta kejahilan orang Arab. Sesungguhnya yang hak dan batil tidak akan bersatu untuk selama-lamanya. Penentangan jahiliyah terhadap rasulullah pada zaman perutusan adalah penentangan yang paling dahsyat. Ini kerana, golongan kafir Quraisy bertungkus- lumus untuk menamatkan riwayat rasulullah yang dianggap mencemarkan kepercayaan nenek moyang mereka.

Baginda dihina dan diperlakukan dengan kejam dan zalim:
i. Pemimpin-pemimpin Musyrikin seperti Umar bin Hisyam (Abu Jahal), Umaiyah bin Khalaf, Utbah bin Rabiah, Syaibah bin Rabiah, Abu Lahab, Abu Sufian bin Harb telah melancarkan serangan peribadi dan penghinaan terhadap rasulullah SAW. Seorang pemuda upahan di Mekah iaitu Uqbah Bin Abi Muit telah meletakkan najis di atas kepala rasulullah yang mulia ketika baginda sedang bersujud dalam sembahyang dan Uqbah telah mengulangi kebiadapannya beberapa kali. Fatimah r.a. puteri rasulullah mengalir air mata sambil membersihkan kepala ayahandanya. Uqbah juga telah menjerut leher nabi SAW dalam peristiwa hijrah, dikumpulkan pemuda-pemuda yang perkasa untuk membunuh baginda SAW.

ii. Ketika di Thaif, baginda dilontar dengan batu-batu. Pemuda-pemuda nakal telah dikerah di pintu masuk bandar Thaif untuk membaling batu kepada rasulullah dan anak angkatnya Zaid Bin Harisath, darah panas mengalir pada jasad rasulullah dan Zaid bertindak melindungi rasulullah. Halangan-halangan lain juga banyak bagi menghalang kemasukan semula rasulullah ke kota Mekah, namun rasulullah mendapat naungan daripada Mut’am Bin Adi, seorang “samseng” Mekah dan mempunyai ramai anak-anak lelaki yang gagah berani.

Jika diteliti dalam rakaman sejarah rasulullah pada zaman perutusan, rasulullah SAW telah dihina dengan pelbagai cara antaranya Nabi dicerca dan dituduh dengan pelbagai tuduhan yang menghina batang tubuh rasulullah.
Antara tuduhan-tuduhan itu adalah:

i. Nabi SAW dituduh sebagai seorang penyair yang mereka-reka qasidah (syair) yang indah untuk memikat masyarakat Quraisy pada masa itu.

ii. Nabi dituduh sebagai seorang yang kurang akal. Abu Jahal telah mengupah para pencacai dan pencaci untuk menghina rasulullah melalui medium seni, di antaranya ialah An Nadhar Bin Al-Harith.

iii. Nabi dituduh seorang ahli sihir

iv. Nabi tidak layak menjadi wakil tuhan

Ada nas yang menyatakan bahawa pada satu ketika Abu Jahal ingin menyakiti rasulullah akan tetapi tidak berjaya dengan pertolongan daripada Allah sebagaimana dalam hadis:

Bermaksud:
Daripada Abu Hurairah r.a berkata: kata Abu Jahal: Adakah Muhammad sujud di atas tanah di antara kamu? Lalu dijawab : ‘Ya!’ kata Abu Jahal lagi: “Demi Al-Lata dan Al-Uzza sekiranya aku melihat baginda melakukan demikian, akan kupijak belakang lehernya atau kutekan mukanya ke tanah.’ Kata Abu Hurairah: lalu beliau mendatangi nabi, ketika itu Nabi SAW sedang solat, disangkanya beliu memijak lehernya. Kata Abu Hurairah: ‘Tiba-tiba didapati Abu Jahal berjalan undur kebelakang dan seolah-olah menahan dengan tangannya. Lalu dikatakan padanya: ‘Apa kena dengan kamu?’ Jawab Abu Jahal “ Antara aku dan Muhammad terdapat parit daripada api yang mempunyai sayap-sayap dan menggerunkan.” Lalu sabda Rasulullah sekiranya (Abu Jahal) mendekatiku akan disentaklah (anggota tubuhnya) satu persatu.

Dalam kisah yang lain, dinyatakan bahawa isteri Abu Lahab, Ummu Jamil binti Harb bin Umayyah selalu mencela Nabi SAW dan menyakiti beliau dengan meletakkan duri-duri di jalanan dan di depan rumah rasulullah. Satu ketika setelah diturunkan ayat Al-Quran yang mencela suaminya, terus beliau mencari Nabi untuk dilontar dengan batu. Pada ketika itu, Nabi sedang bersama-sama dengan Saidina Abu Bakar. Dalam sebuah masjid di sisi kaabah. Akan tetapi Allah telah menutup pandangan Ummu Jamil daripada melihat baginda. Lalu kehairanan Abu Bakar melihat yang Ummu Jamil tidak dapat melihat baginda walaupun baginda berada betul-betul di hadapannya.

Kata Abu Bakar:
Wahai Rasulullah, Apakah kamu melihatnya bahawa beliau melihatmu? Sabda nabi: beliau tidak dapat melihatku. Sesungguhnya Allah menutup pandangannya terhadapku.


Satu lagi kisah dalam hadis lain berbunyi:

Daripada Anas bin Malik berkata: Ada seorang lelaki beragama Nasrani telah memeluk Islam, beliau membaca (hafaz) surah Al-Baqarah dan Ali-Imran। Beliu terdiri daripada tukang tulis Nabi SAW। Lalu beliau murtad dan berkata: Muhammad tidak mengetahui apa pun kecuali apa yaang aku tuliskan padanya। Setelah itu beliau mati dan dikebumikan। Tetapi tanah mengeluarkan (tubuhnya) semula। Lalu berkata kaumnya: “Ini adalah perbuatan Muhammad dan Sahabatnya, setelah Nasrani itu murtad dari agama mereka, mereka bongkar semula mayat saudara kita dan dibuangnya”। Maka mereka menggalikan semula tanah sedalam mungkin (dan menanam kembali), bila keesokannya tanah meludah semula mayat itu। Mereka berkata ‘ini juga perbuatan Muhammad dan Sahabatnya yang menggali semula saudara kita yang lari dari agamanya, lalu mereka buangnya keluar dari kubur’। Mereka menggali semula kubur sedalam mungkin dan menanamnya. Dan keesokkannya diludah semula oleh bumi. Maka mereka mengetahui bahawa kejadian itu bukan dari perbuatan manusia, lalu dibuangnya keluar kubur....Feel free to surf.... Feel Hard to leave...

Kekejaman Tentera AS Akan Dijawab Dengan Tentera Khilafah

Kekejaman tentera AS akan dijawab dengan tentera Khilafah PDF Print E-mail
Oleh HTM
Ahad, 27 Julai 2008 09:23
WASHINGTON 25 Julai - Sebuah pertubuhan hak asasi semalam mendakwa pegawai Amerika Syarikat (AS) di penjara Abu Gharib dan Teluk Guantanamo telah melakukan jenayah perang dengan mengarahkan tahanan diseksa.

Justeru, Physicians for Human Rights (PHR) atau Doktor Menyokong Hak Asasi Manusia, menggesa supaya pegawai terbabit disiasat dan didakwa.
"Satu siasatan bebas dan lengkap perlu dijalankan bagi mengetahui apa yang berlaku di Abu Gharib, Guantanamo dan pusat tahanan lain, yang menempatkan mereka yang disyaki pengganas," wakil PHR, Allen Keller kepada Dewan Perwakilan.

Sementara itu, Presiden PHR, Leonard Rubenstein menggesa siasatan menyeluruh dijalankan oleh satu suruhanjaya bebas.

Suruhanjaya itu katanya, hendaklah mempunyai akses dan kuasa untuk mengeluarkan sapina bagi mendapatkan semua dokumen berkaitan, selain boleh menyoal siasat pegawai-pegawai terbabit.

"Perlu ada sikap bersedia bertanggung- jawab ...ia perlu merangkumi pendakwaan ke atas individu yang melakukan jenayah perang tanpa mengira kedudukan mereka," kata beliau.

PHR dalam laporannya turut memberikan gambaran bagaimana tahanan di Teluk Guantanamo, Cuba; Iraq; Afghanistan menjadi sasaran "penderaan dan penghinaan" semasa berada di bawah tahanan tentera AS.

Keller turut memberitahu bagaimana seorang bekas tahanan di Guantanamo menyatakan dia telah dipukul, dibogel, ditakut-takutkan dengan anjing, diarah berdiri menghadap dinding dan dikenakan kejutan elektrik.

Tahanan itu menurut Keller, turut mengalami penganiayaan seks termasuk kejadian di mana "seorang wanita dalam keadaan bogel" telah memasuki bilik kurungannya lalu mencurahkan darah.

Seorang lagi tahanan, katanya, telah dipaksa membongkok dan diliwat menggunakan kayu penyapu.

- AFP

Sumber: Utusan Malaysia 27/07/08

Ulasan:


Kisah dan siri-siri kekejaman tentera AS terhadap tahanan di penjara-penjara mereka sudah diketahui umum sejak beberapa lama. Rata-rata tahanan yang diseksa ialah kaum Muslimin yang telah dicop oleh AS sebagai teroris. Seluruh dunia telah pun mengetahui akan kejahatan tentera AS di penjara Guantanamo. Gambar-gambar yang terdedah sekali-sekala itu sudah cukup membuktikan ‘sedikit’ penderitaan yang dialami oleh para tahanan. Yang tidak terdedah, hanya Allah sahaja yang tahu berapa ‘banyak’nya seksaan yang dialami oleh mereka.

Namun, apa yang menyedihkan kita ialah, walau berapa banyak sekalipun gambar seksaan yang tersiar, namun para pemimpin kaum Muslimin masih tetap berpeluk tubuh dan masih nyenyak beradu. Mereka bangun di pagi hari dan masih mengira berapa banyak lagi kekayaan negara yang masih belum mereka rampas. Mereka bangun di pagi hari dan mereka merancang kekayaan negara manakah yang masih belum dikaut pada hari ini. Begitulah sikap para pemimpin umat Islam. Mereka langsung tidak mengendahkan seksaan yang menimpa saudara-saudara mereka di penjara AS yang tersiar dari masa ke semasa. Yang penting bagi mereka hanyalah untuk menambahbuncitkan perut mereka sahaja. Semoga Allah membalas segala kejahatan tentera AS dan juga sikap berdiam diri penguasa Muslim hari ini dengan sekeras-kerasnya.

Di sebalik segala penderitaan yang di alami oleh tahanan Guantanamo dan lain-lain penjara rahsia AS, sesungguhnya Allah Maha Menyaksikan semua perkara tersebut. Dan sesungguhnya Allah Maha Menyaksikan bahawa Hizbut Tahrir sedang berusaha bermati-matian siang dan malam untuk menegakkan Daulah Khilafah, untuk melantik seorang Khalifah dari kalangan kaum Muslimin yang akan menghantar tentera-tenteraNya untuk melawan segala kejahatan Amerika ini. Para pemuda Hizbut Tahrir di seluruh dunia berjuang tanpa mengira penat dan lelah untuk menyedarkan umat Islam bahawa para pemimpin mereka semuanya adalah para pengecut dan hanya mementingkan diri sendiri. Hizbut Tahrir berusaha untuk menggantikan para pemerintah pengkhianat umat ini kepada seorang Khalifah yang akan membebaskan semua kaum Muslimin di semua penjara AS, dan yang akan membebaskan kesemua tanah kaum Muslimin dari cengkaman AS. Sesungguhnya Hizbut Tahrir yakin akan janji Allah dan janji RasulNya, bahawa pertolongan Allah akan tiba dan Daulah Khilafah di atas manhaj kenabian akan tertegak semula. Pada waktu ini, maka Khalifah akan menghantar bala tenteranya untuk berhadapan dengan tentera AS laknatullah dan Hizbut Tahrir yakin bahawa kemenangan pastinya akan berpihak kepada tentera Islam di bawah panji La ilaha ilallah Muhammad Rasulullah.
Last Updated ( Ahad, 27 Julai 2008 09:30 )

28 Rejab...(Perasankah anda)

Sekali lagi saya terjumpa mengenai peristiwa ini. Dahulu saya ada menyiarkan iklan mengenai peristiwa ini yang akan di gerakkan pada 19 Julai 2008 lalu di Australia. Tetapi saya tidak tahu apa berlaku di sana. Di Malaysia?? Wallalhulam, bilakah ada kesedaran dikalangan umat Islam disini khususnya pemimpin-pemimpin di Malaysia. Semoga kita terus sama-sama menegakkan Khilafah Islam yang sempurna sistemnya.

Rejim AS Berusaha Melanggengkan Keberhasilan Tragedi Rajab

Syabab.Com - Tanggal 28 Rajab 1342 H atau bertepatan dengan 3 Maret 1924 M, mengingatkan umat Islam tentang keberhasilan Rejim Inggris dan Rejim Perancis menghancurkan Daulah Khilafah. Mereka dari dulu tanpa jemu-jemu berusaha untuk menghancurkan institusi pemersatu kaum Muslim sedunia tersebut. Akhirnya dengan berbagai cara yang mereka tempuh telah berhasil melenyapkan Khilafah.

Usaha mereka dimulai dengan perang kebudayaan (ghazwuts tsaqafah), diikuti dengan serangan missionaris (ghazwut tabsyiriyyah), barulah diteruskan dengan perang yang sesungguhnya secara fisik melalui berbagai penjajahan di negeri-negeri Muslim. Dengan memperalat para misionaris Kristen, gerakan Zionis dan juga agen baru mereka yaitu Mustafa Kemal sang pengkhianat umat, maka Daulah Khilafah berhasil dihancurkan.

Setelah Daulah Islam berhasil dihancurkan, mereka tidak berhenti sampai di sini, mereka malah terus berusaha untuk memasikan kelestarian keberhasilan mereka ini dengan berbagai program pembaratan (westernation). Hasilnya mereka berhasil memecah belah masyarakat Turki kepada 3 bagian, yaitu:

  1. Golongan tentara, yakni mereka yang menjaga keluhuran sistem sekular;
  2. Golongan para politisi, mayoritas mencintai Islam, tetapi terpaksa mengakui pandangan umum tentang sekularisme dan ditekan oleh tentara;
  3. Golongan rakyat, yang kebanyakan dari mereka sudah menyadari kemuliaan mereka hanya dapat dicapai dengan Islam bukannya dengan sekularisme. Golongan ini sejak awal telah menyerahkan mandat mereka kepada para politisi partai yang cenderung kepada Islam.

Namun demikian, peristiwa yang terjadi di Negara Sekular Turki tak dapat dipisahkan secara langsung dengan peranan negara Barat yang telah menghancurkan Khilafah terlebih dahulu. Selepas perang dunia kedua, rejim Amerika Serikat mendominasi dunia dan meninggalkan rejim Inggris Raya di tangga kedua super power dunia. Dari sini, tibalah giliran AS untuk mengambil alih tugas-tugas durjana membasmi kebangkitan Islam di Turki.

Berita berbahasa Turki menyebutkan tentang usaha rejim AS untuk menjatuhkan masyarakat Turki dari Islam dan menggantikannya dengan Kristen. Sebagaimana surat kabar berbahasa Turki, Jeims Glas, begitu juga Penasihat Diplomatik AS dalam sebuah ceramahanya di Yayasan Washington mengatakan, "hingga kini Pemerintah AS tidak melepaskan Turki secara sepenuhnya".

Menurutnya walapun hasil dari poling yang dilakukan oleh Yayasan Piyo menyebutkan, bahwa masyarakat Turki memiliki pandangan negatif terhadap rejim AS, namun hal ini bukanlah bermakna pemerintah AS telah meninggalkan Turki. Memang beberapa waktu yang lalu Yayasan Piyo melakukan poling yang hasilnya mayoritas masyarakat Turki membenci Rejim AS dan Bush. Namun ingatlah bahwa ada gerakan Islam yang sungguh-sungguh menyeru penyatuan kembali negeri-negeri kaum Muslim yang terpecah belah akibat kebijakan devide and rule oleh rejim penjajah dulu. Sekularisme pasti akan hancur serta Khilafah pasti berdiri pada suatu saat nanti, sebagaimana janji Allah dan Rasul-Nya. [f/myk/syabab.com]

Ada Apa Dengan Nama??

Macam-macam nama aku aku dapat. Ada yang best, ada yg biasa, n ada yg hampeh.. Setiap nama tue, ada peristiwanya. Sama ada peristiwa tue di kaitkan dengan aku atau pun aku yg buat "masalah" n apa2 jelah, aku pun tataw nak cite camne. Senang cita tiap tanduk ko yang ko buat klu menyerupai something ko akan digelarkan. hahaha. Adeh~

Nama-nama yang aku dapat or orang panggil:


-iwan

-wan

-kasim. yg nie aku tak ingat sape kasim tue..tp yg aku igt..masa pomen basikal..nie cite lama, sek ren gik.

-tat. dak2 kolej panggil aku, tat or en tat. sebab suara aku mcm dlm suatu cerita(tp bukan dlm tv).

-losyen. huh?? losyen peginya. dpt nama nie masa form 5. dak kelas aku, cina lelaki salam dgn aku..dia rasa tgn aku lembut(permukaan tangan tak kasar)..dan2 dia ckp, "ko pakai losyen ape wan, smp lembut tangan ko dibuatnya"..mase tue bley lak kwn2 aku pasang telinga..dari situ dorg pggl losyen..tp nama tue sekjap je..tak smp sebulan nama 2 gah dalam kelas aku..uhuhu

-rizuwan(bila disebut).biasanya dikalangan kaum cina yg memanggil aku..nama penuh lak tue

-prof. yg nie aku tataw sebab pe dorg pggl aku, prof.

-4 flat. yg nie sbb ba3 calculator aku habes. msa tue bljr maths kt kolej. dan2 tgh picit2, ba3 bleh kong. pastu dak2 tnya aku, ko beli calculator nie bila. aku ckp r masa form 4 gik.. dari situ aku kena bahan, cz ba3 dorg still belom kong, lg pun calculator dorg sama usia dgn calculator aku..wawawawa..dan nama tue terus masih melekatkan smp skg(wan 4 flat), coz aku dpt 4 flat dlm subjek nie..uhuhuhu..
aku suka kira2..

-ustaz. nie mase kt kolej gak. dapat nama nie, masa aku "mencelah" bagi pendapat. psl ibadat dgn munakahat. ntah mcm mana tah, aku leh huraikan tentang pndapat2 4 mazhab kita tue. ustazah yg ngajar aku pun, dia mcm terkejut tgk aku..mase aku sampaikan, aku rase biasa je.tp bila dak2 nie terkejut. aku pun terkejut gak.ntah camne aku bley huraikan psl keempat-empat mazhab tersbut..

Sunday, 27 July 2008

Waspadalah 4 Perkara

Baru je sampai rumah(balik kg)...Waaa~ esok keje..Letihnya badan..Masa sy surfing2 blog kenalan saya..Saya tertarik membaca post terbaru beliau..Post beliau ini menyebabkan saya teringat 4 perkara. 4 perkara harus kita waspada..


Terdapat 4 perkara yang dapat menyebabkan hidup terasa sempit, hati menjadi sedih dan dada terasa sesak:

1) Tak suka terhadap qadha' dan qadar Allah dan tak rela menerimanya


2) Terjerumus pada kemaksiatan tanpa bertaubat;

Dan mengapa ketika kamu ditimpa musibah (pada peperangan Uhud), padahal kamu telah menimpakan kekalahan dua kali lipat kepada musuh-musuhmu (pada peperangan Badar), kamu berkata: "Darimana datangnya (kekalahan) ini?" Katakanlah: "Itu dari (kesalahan) dirimu sendiri." Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

[Ali-Imran:165]

Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).


[Asy-Syura:30]


3) Dengki kepada manusia, suka balas dendam, dan iri hati terhadap kurnia yang diberikan Allah kepada seseorang;

ataukah mereka dengki kepada manusia (Muhammad) lantaran karunia(kenabian, Al Quran, dan kemenangan) yang Allah telah berikan kepadanya? Sesungguhnya Kami telah memberikan Kitab dan Hikmah kepada keluarga Ibrahim, dan Kami telah memberikan kepadanya kerajaan yang besar.
[An-Nisa':54]

(terlupa 1 nas nie, ia adalah hadis Nabi SAW.. Astaghafirullah..benda nie pun leh lupa)


4) Berpaling dari peringatan Allah;

Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta."

[Thaha:124]

p/s: Thanks kerna terus memberi ilmu2 yang baru sy dengari/terlupa..

Friday, 25 July 2008

Pergi dengan perintah Allah atau selain perintahNya?

Malaysia sekali lagi menghantar sekumpulan tentera ke Lebanon. Kumpulan pendahulu Kontinjen Malaysia (Malcon III) terdiri 160 pegawai dan anggota Angkatan Tentera Malaysia (ATM) telah pun berlepas ke Lebanon semalam (20 Julai), untuk bertugas di bawah Pasukan Sementara Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu di Lebanon (Unifil) selama sembilan bulan. Kumpulan ini akan membuat persediaan bagi mengambil alih sepenuhnya tugas Malcon II pada 30 Ogos ini, manakala baki anggota Malcon III terdiri daripada 200 pegawai dan anggota dijangka berlepas ke Lebanon sehari sebelum itu.

Persoalannya, untuk tujuan apakah pasukan tentera ini dihantar? Menjaga keamanan? Keamanan siapakah yang akan dijaga? Keamanan Lebanon atau keamanan Israel? Keamanan orang-orang Islam atau keamanan orang-orang kafir? Dan apakah tugas tentera ini hanyalah untuk “menjaga keamanan”, bukannya untuk berperang/berjihad menghapuskan musuh Allah?

Kita semua mengetahui bahawa buat masa sekarang, perang Lebanon-Israel sudah tamat untuk sementara waktu, walaupun kemungkinan serangan atau perang boleh berlaku pada bila-bila masa. Namun, dengan kehadiran pasukan “tentera pengaman” dari Malaysia ini, sekurang-kurangnya Israel akan berasa lebih selesa dan selamat dari serangan Hizbullah atau gerakan Islam lainnya. Israel cukup-cukup yakin bahawa pasukan pengaman yang dihantar di bawah panji PBB ini tentunya akan ‘menjaga’ mereka (Israel) kerana PBB hanyalah kuda tunggangan Amerika dan Amerika pula adalah sahabat baik Israel. Justeru, Israel tentunya akan berada dalam zon yang lebih selesa.

Inilah yang amat menyedihkan kita! Pasukan tentera kita dihantar bukannya untuk berjihad menghapuskan musuh Allah, sebaliknya dihantar untuk ‘mengamankan’ dan ‘menyelamatkan’ musuh Allah!

Sesungguhnya kewajipan tentera dalam Islam adalah berjihad. Dan berjihad ini adalah di dalam rangka untuk menghapuskan musuh Allah, menjaga agama Allah dan menyebar luaskan agamaNya ke seluruh alam. Inilah tugas tentera di dalam Islam. Kewajipan tentera adalah untuk menegakkan agama Allah, “berkhidmat” kepada Allah di dalam menjaga agamaNya, bukannya berkhidmat kepada PBB. Sungguh malang dan amat mengecewakan apabila pemerintah menghantar mereka untuk berkhidmat di bawah panji kufur Unifil. Mereka kini tunduk kepada ‘arahan’ dari PBB, bukannya arahan dan perintah Allah. Apakah pemerintah kita buta bahawa PBB hanyalah sebuah organisasi kafir pembunuh umat Islam yang dikawal sepenuhnya oleh musuh Allah dan musuh kita, Amerika Syarikat dan sekutunya?

Semoga setiap anggota tentera yang berangkat ke sana tidak redha dengan perintah pemimpin ke atas mereka ini dan semoga mereka segera ‘mengubah’ niat masing-masing untuk berkhidmat kepada Allah, bukannya kepada PBB. Dan semoga Allah mengampuni dosa mereka yang ikhlas.

Kepada pemerintah yang bekerjasama dengan PBB - kenapakah kalian sanggup bernaung dan merasa bangga berada di bawah naungan PBB? Sungguh hairan dengan pemimpin-pemimpin ini, perintah Allah diketepikan, perintah Rasulullah dilanggari, perintah PBB dipatuhi! Insaflah kalian yang memegang kekuasaan, bertaqwalah kalian kepada Allah dan takutlah kalian akan azabNya yang amat pedih!

Semoga mereka yang memegang kekuatan tentera sujud menghadap Allah dan bertanya diri sendiri, apakah penghantaran pasukan pengaman ini merupakan perintah dari Allah atau perintah dari selainNya? Fikirkanlah oleh kalian apakah “hukumNya” menghantar pasukan pengaman yang bernaung di bawah panji-panji PBB! Fikirkanlah bahawa jika berlaku serangan dan tentera Islam yang dihantar terkorban di sana – apakah mati mereka mati syahid, walhal mereka berada di sana di bawah perintah PBB, bukannya perintah Allah? Mereka mati bukan kerana meninggikan kalimah Allah? Syahidkah mereka?

Demi Allah! Para pemimpin umat Islam wajib menghantar pasukan tentera untuk menyelamatkan umat Islam dari kekejaman kaum kuffar, untuk membebaskan tanah-tanah umat Islam yang ditakluki kuffar, untuk menyatukan keseluruhan negeri Islam di bawah satu payung pemerintahan, Daulah Khilafah, bukannya untuk mengamankan musuh-musuh Allah! Inilah yang diperintahkan oleh Allah kepada semua umat Islam, khasnya kepada mereka yang memegang kekuatan ketenteraan!

Mendidik pasangan hidup...

Al-kisah...semasa aku pergi halaqah bersama kawan-kawan persejuanganku; demang, jem, hashim, adeq n adi...kami diberikan satu ilmu dlm memilih pasangan. Ketika itu, kelas halaqah masih dalam bab qada' n qadar..hurmm, ada kaitan ka??ahaaa..ada kut..






Maybe ada kaitan..sbb musryib aku tahu ada dikalangan kitaorg tgh berdarah "manis".. kO faham tak berdarah "manis" yang di maksudkan..maksud dia, orang yang akan mendirikan rumah tangga. ada sorg tue, lagi 2 minggu nk kawen..sorg gik, baru je bertunang..sO kitaorg pun mendengarnya..musryib aku siap bagi "note" gik, yang sape belum bertunang atau dalam mencari pasangan(katanya sambil ketawa kecil; orangnya lucu bila berbicara) sila dgr betul2 k..

"Apakah matlamat antum dalam mencari pasangan hidup?? sepertimana antum tahu, ia seperti melengkapkan kehidupan dalam Islam"
"Bagaimana pula hendak mencari pasangan yang baik bagi antum??..Nasihat ana, carilah pasangan yang mempunyai pemikiran Islam yang jelas. Jangan cari pasangan seperti mencari pekerja dan menilainya melalui resume. Maksud ana, jangan cari apa yang dia miliki. Seperti hartanya,rupa parasnya dan sebagainya. Supaya segala tindaknya adalah secara Islam. Contoh, bertudung. Dia bertudung kerana trend skg?? atau ikut-ikutan?? atau kerana perintahNya??"
"Sebab..satu hari nanti pasangan antum tak dapat terima apa yang antum didikan. Ana percaya, antum adalah pemuda yang berpemikiran Islam.."
"Didiklah pasangan antum dengan pemikiran Islam. Jelaskan kepada dia. Kenapa antum bertindak sedemikan. Kenapa anda menolaknya(bukan dirinya). Antum sendiri sudah nampak nas-nas dan hadith yang meriwayatkan kehidupan seorang muslim. Baik dalam ibadat, mualamat, fiqg dan sebagainya. Lihatlah bagaimana Rasulullah menerima pinangan dari Khalifah Ali Abi talib untuk anaknya Fatimah. Ini kerana agamanya dan pemikiran Islam yang kuat didalam Khalifah Ali Abi Talib. Begitu juga dengan Fatimah, menerima Khalifah Ali Abi Talib seadanya."
"Adalah lebih baik jika antum mendidiknya sebelum mendirikan rumah tangga. Aaaaa, apa yang antum selalu sebut2kan..kasi 'mantap'..haaaa, mcm tuelah kasi mantap.."

Terima kasih atas nasihat itu. Aku mengerti apa yang musryib aku katakan. Terima kasih juga, atas didik-didikan itu dan sebelumnya dengan penjelasan yang dibuktikan melalui al-quran dan hadith. Semoga aku berjaya mendidik pasangan hidupku. Ameen~

Pesanan untuk antum/antuna dan diri ini sendiri. Janganlah pula kita menetapkan atau memilih atau mengukur “Standard” seseorang dengan kekayaan yang mereka miliki, bukan lagi berdasarkan syakhsiyyah (keperibadian) yang mulia yang ada padanya.

Thursday, 24 July 2008

Message from Masjid Al-Aqsa by Shiekh Isam Amera





A powerful message, delivered in the form of words spoken by Masjid al-Aqsa. Presented by Shiekh Isaam Amera during a public gathering for Palestine with other local community leaders.

"Assalamu Alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh

My dear brothers and sisters this time I will speak in Arabic because I want to convey a message on Al Masjid Al-Aqsa as my brother said that Masjid Al-Aqsa speaks only Arabic. I was there at Masjid Al-Aqsa quite recently. I prayed Jumu'a there and I claim that I listen well to Masjid Al-Aqsa so al Masjid Al-Aqsa says:

  • Where are the men? Where are the armies?
  • Where are the mujahidun in the path of Allah?
  • Where is your Khilafah State, oh you Muslims!
  • I hear lots of voices but I see no action,
  • Al Masjid Al-Aqsa says: Indeed my minbar (pulpit), it is groaning under there meaningless talks (khutbas), which do not deserve me.
  • Where is the judge Muhibbuddin the son of Zakeyye Uddin?
  • Who started the khutba of my liberation from the Crusaders by saying:
  • "All praise be to Allah, who has returned to the Muslims this loss (Al-Aqsa) from the stray nation (kuffar)."
  • Al Masjid Al-Aqsa says: stones will not liberate me, for I have a lot of them, where as I need steel to break my chains.
  • I need armies to unlock my shackles (to free me).
  • Al Masjid Al-Aqsa says: Do not worry about me from the conniving Yahoud.
  • However worry about me in regards to the matters of the tyrant rulers,
    who are crawling towards the false peace, amending the relations and opening the borders with the occupier.
  • Al Masjid Al-Aqsa says: I don't need renovation, nor decoration,
    nor conferences, nor servants.
  • I need the Muslims again to fill my walls, to fill my courtyards,
  • I don't care when I get bombarded by your planes and your tanks,
  • I don't care my stone and sand get scattered,
  • I don't care if the smoke reaches the sky,
  • I am not afraid, if the liberation fire burns my clothes (in the process),
    I don't mind if the Mujahideen, the liberators, demolish the decorations and domes. Just come! Liberate me! free me! Take my skin off, break my bones, just come! Release me! From the polytheism that plagues me,
  • Release me! From the corruption which cuts me into pieces.
  • O dear, how I miss the roaring of your Takbeer.
  • O dear, how I miss the roaring of your Takbeer.
  • I don't have the patience any more in the separation of me and my Quran and my Islam
  • Al Masjid Al-Aqsa says, emancipate ME!
  • Scatter my stones in every hand span of Palestine, I won’t care less,
  • Collect other stones, re-establish my foundation to rebuild your new Aqsa mosque, which can bring from afar pilgrims that strive to follow the beloved, Prophet (saw) and the beloved Sunnah of our Prophet (saw).
  • Al Masjid Al- Aqsa says: I can no longer tolerate the identification cards any more that you request, as I am not a Palestinian, as I am not an Arab, as I am not a foreigner, but I am Muslim,
  • I am the full sibling of Masjid Al-Haram by mother and father "Glorified be He who took His slave for a journey by night from Al-masjid Al-Haram to Al-Masjid Aqsa, the neighbourhood, whereof We have blessed" (Al-Israa),
  • Your Palestinian nationality is Not welcomed, And neither is your Arabic one.
  • And neither is your foreign one.
  • But most welcome to your Islam. I tell your rulers, all of them, if you don't come to liberate me, then don't come to me and don't even approach me. O rulers! Stop plotting and planning against me (Al-Aqsa) before Allah (swt) perishes you or even curses you, the same as He cursed the people of As-Sabt (Saturday).
  • O rulers as you are the friends of the people of As-Sabt (Yahoud).
  • And Allah's order will eventuate.
  • Al Masjid Al-Aqsa says: I am bored of your empty mottos O' dear ones: "Al-Aqsa is in danger" and "We will never forget you O' Al-Aqsa"
  • He who doesn't forget me, should work to rescue me and if you really care and I am in your mind,
    you wouldn't disgrace and humiliate me with peace agreements.
  • You wouldn't betray me, you wouldn't bend your heads to the rulers who betrayed the UMMAH and surrendered me and you to my enemies and let me and you captured.
  • FINALLY Al-Masjid Al-Aqsa says: Rise to free me, I give up the detention.
  • The rulers will not liberate me nor will the guards rescue me.
  • I will complain to Allah about you, that I need the Khalifah who leads the UMMAH and brings me good tidings and the army that will protect me.
  • He's the one who is going to liberate me.
  • O' Allah speed up the coming of our Khilafah and return to us that which we have lost."

Wednesday, 23 July 2008

Telah datang seorang manusia kepada Abu Tha’labah Al Khasyni seraya bertanya: Bagaimanakah awak bertindak terhadap ayat ini Tanya Abu Tha’labah: ‘Ayat

Telah datang seorang manusia kepada Abu Tha’labah Al Khasyni seraya bertanya: Bagaimanakah awak bertindak terhadap ayat ini Tanya Abu Tha’labah: ‘Ayat yang mana satu?’ Jawabnya ‘QauluLlah Ta’ãlã yang bermaksud :

“Hai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu; tiada lah orang-orang yang sesat itu akan memudharatkan kamu apabila kamu telah mendapat petunjuk.”
(Surah Al-Ma’idah: Ayat 105 )

Kata Abu Tha’labah: Sesungguhnya aku telah bertanya orang yang lebih mengetahui iaitu aku bertanya RasuluLlah SaLlah lahu ‘alaihi Wasallam yang telah dijawab oleh Baginda dengan sabdanya: “Malahan, hendaklah kamu menyuruh dengan ma’ruf dan melarang daripada mungkar sehingga bila kamu melihat bathil yang ditaa’ti, hawa nafsu yang diikuti, dunia yang diutamakan dan ‘ujub seorang dengan pendapatnya, maka hendaklah engkau berpegang dengan dengan darimu dan tinggalkanlah orang awam kerana di hadapanmu hari-hari yang panjang di mana orang yang sabar adalah ibarat seorang memegang bara api, pekerja di hari itu menyamai balasan lima puluh orang lalaki yang bekerja seperti kamu. Di tanya RasuluLlah:Apakah balasan limapuluh lelaki di antara kami atau di antara mereka?, maka jawab Baginda : Malahan balasan limapuluh daripada kamu.”

(Hadith riwayat Tirmizi dan katanya hadith ini hasan sahih)
Related Posts with Thumbnails