From Qur'an || From Hadith

From Qur'an Surah Al-An'am (The Cattle) 6:164

Say: "Shall I seek a lord other than Allah, while He is the Lord of all things? No person earns any (sin) except against himself (only), and no bearer of burdens shall bear the burden of another. Then unto your Lord is your return, so He will tell you that wherein you have been differing."

None can bare the burden of another... meaning each of us are responsible for our own actions in this life. we better be sure that we are following the correct understanding of Islam, within the guidelines of the Qur'an and the Sunnah... cause on the day of judgment we will not be able to point fingers at any one else.. not even our sheikhs, imams or maulanas. May Allah (swt) give us the correct understanding of Islam and help us to abide by all aspects of it.

Monday, 24 August 2009

Marhaban Ya Ramadhan...

Assalammualaikaum....
Fuhhh, baru ada peluang ngadap blog fatba...hehehe (3rd Ramadhan is my birthday, Alhamdulillah)

As the new moon signals the holy month of Ramadan, I extend warm greetings to our muslims' friend in around the world. All praises and thanks be to Allah, Lord of everything that exists. The most Gracious, the Most Merciful. Master of the Day of Judgment You (alone) we worship, Guide us to the Straight Way The Way of of those on whom You have bestowed Your Grace, not (the way) of those who earned Your Anger, nor those who went astray. Ameen

A gentle reminder from the Quran: "Save those who repent and amend and hold fast to Allah and make their religion pure for Allah (only). Those are with the believers. And Allah will bestow on the believers an immense reward Lo! men who surrender unto Allah,and women who surrender, and men who believe and women who believe, and men who obey and women who obey, and men who speak the truth and women who speak the truth, and men who persevere (in righteousness) and women who persevere, and men who are humble and women who are humble, and men who give alms and women who give alms, and men who fast and women who fast, and men who guard their modesty and women who guard (their modesty), and men who remember Allah much and women who remember - Allah has prepared for them forgiveness and a vast reward." (Al-Ahzaab:35)



Ramadhan is the (month) in which was sent down the Quran, as a guide to mankind, also clear (Signs) for guidance and judgment (Between right and wrong). So every one of you who is present (at his home) during that month should spend it in fasting, but if any one is ill, or on a journey, the prescribed period (Should be made up) by days later. Allah intends every facility for you; He does not want to put to difficulties. (He wants you) to complete the prescribed period, and to glorify Him in that He has guided you; and perchance ye shall be grateful. (Quran 2:185)

May the coming Ramadan be a month of inspiration filled with imaan and taqwa. May Allah bestow Noor and Baraqah in your life and may Allah always keep you on the straight path. - Ameen

Before the light of our life's been switched off
Before our time has due
Before the repent's door has closed
Before the Ramadan month's has come
Let's clean up ourself
Let's purify our soul

Through fasting, a Muslim experiences hunger and thirst, and sympathizes with those in the world who have little to eat every day.

Through increased devotion, Muslims feel closer to their Creator, and recognize that everything good we have in this life is a blessing from Him.

Through increased charity, Muslims develop feelings of generosity and good-will toward others. The Prophet Muhammad (peace be upon him) once said, "A man's wealth is never diminished by charity."

Through self-control, a Muslim practices good manners, good speech, and good habits.

Through family and community gatherings, Muslims strengthen the bonds of brotherhood and sisterhood, in their own communities and throughout the world.

For my own reminder I am posting these duas early so we all can start reciting them from day one. Inshallah Or, Inshallah any that you wish.

May Allah swt accept our repentance, fasting, and salah during this month. Ameen

Friday, 7 August 2009

'Tersekatkah' Pelajar Untuk 'BERGERAK'??

Kelmarin (huu, rasanya kelmarin, kut?)... Saya berkunjung ke weblog kawan saya. Di blognya saya tertarik suatu post mengenai demensi baru kepimpinan pelajar. Katanya, kita(pelajar khususnya) ini macam budak kecik. Makin di larang makin kita buat(kesimpulannya). Betul juga katanya, dulu masa zaman kanak-kanak saya nakal, so saya merasailah 'makin di larang makin dibuat'. Fikir juga, masa bila hendak di latih jadi pemimpin??. Kawan saya juga paste sedikit ulasan dari weblog lain, tentang ini..

"Selepas Perhimpunan Mansuh ISA selesai dalam jam 6.30 petang pada 1 Ogos baru-baru ini. malamnya, Penulis sempat menonton buletin TV3 bagi melihat apa yang bakal diulas oleh pemberita tentang perhimpunan yang berlaku. Begitu banyak menteri yang mengulas, penulis paling tertarik dengan amaran yang dikeluarkan Menteri Pengajian Tinggi bahawa pihaknya tidak akan bertolak ansur untuk mengambil tindakan terhadap mahasiswa dan mahasiswi yang terlibat dalam perhimpunan tersebut dan telah membenarkan diri mereka dieksploitasi oleh pembangkang.

Kenyataan yang agak agresif tetapi agak mundur ke belakang. Penulis selalu terfikir kenapa pemikiran mahasiswa pasca 70’an begitu hebat dikekang.? Kenapa pihak kerajaan terlampau takut dengan gelombang mahasiswa.?. Indonesia pernah mencatat sejarah bagaimana Suharto digulingkan dengan suara mahasiswa.!" [Bacaan penuh: http://attakiri.blogspot.com/2009/08/sampai-bila-mahasiswa-hendak.html]

Selepas membaca post beliau. Saya terus ke komen pos, banyak juga komen disitu(maknanya saya sudah tertinggal). Ada satu komen yang tiada nama telah menarik minat saya untuk saya beritahu kepadanya di komen tersebut. Si tiada nama aka Anonymous said berkata,

******
Salam,

kenape yer,

Mahasiswa muslim melayu begitu bersemangat untuk bende2 seperti ini tapi malangnya tidak bersemangat untuk belajar ketika dalam kuliah? Kenape tidak bersemangat untuk menaikkan pointer masing2 yer?

mmgla pointer tu bukan segale2nye tapi cuba bayangkan kalau semue mahasiswa muslim mampu mencapai pointer yang baik, selepas itu dapat pekerjaan yang baik, lpstu melibatkan diri dalam bidang politik dan mendapat izin daripada Allah untuk memimpin negara ini bukanke lebih baik? bukan setakat ISA, semue bende alah yang x baik, semuenye dapat dihapuskan.

Tidaklah tujuan diri ini untuk mempertikaikan tindakan mahasiswa yang terlibat cumenye kenape mesti dengan tindakan perhimpunan + rusuhan selepas itu? Jika ditangkap dan dibuang universiti, bukanke merugikan bangsa dan agama. Kenape tidak memperlengkapkan diri dahulu sebelum melakukan semue ini?

sekadar persoalan yang timbul di kepala ini. Maaf dipinta jika ada yang x bersetuju.
*********

kenyataan beliau membuat saya terpanggil untuk menulis terus di komen tersebut. (Di edit semula bagi membetulkan tatabahasa dan ejaan)

******


Salam...ano (yg menyebut tingkatkan pointer)

Kita sebagai pelajar yang bakal memimpin negara ini, seharusnya mengetahui realiti kehidupan di luar sana. Apakah saudara/i memperhatikan kehidupan masyarakat hanya di kaca television sahaja??

Saudara/i ano

Saya berbicara sebagai hambaNya yang mahukan kebenaran. Saya pecinta kebenaran!! Orang yang mahu kebenaran dan ketenangan agak berbeza sikit perbuatannya. orang cari kebenaran-mereka akan pasti dan cuba pertahankan segalanya untuk Islam. Orang cari ketenangan - mereka tak nak diganggu, asalkan nasi periuk aku tak dikacau sudah.

Saudara/i ano

Perkara utama kita adalah hidup dan mati.Itu jelas sekali bukan??. Perkara utama itu adalah perkara yang membuat bangsa atau orang tersebut rela memperjuangkannya dengan penuh semangat, tanpa keraguan,alasan,atau perdebatan.

Islam menjelaskan bahwa perkara utama serta standard hidup dan mati dalam menyelesaikan persoalan tersebut adalah wajib!! Sehubungan itu, kaum Muslim tidak memiliki pilihan dalam menentukan perkara utamanya. Apa yang Islam dianggap sebagai perkara utama, maka harus diterima sebagai perkara utama oleh kaum Muslim.

Demikian pula, mereka tidak memiliki pilihan untuk menentukan standard dalam menghadapi persoalan itu, kerana ketika Islam menentukan bahwa suatu persoalan adalah perkara utama, Islam juga telah menetapkan standard yang harus dijadikan ukuran!! Adanya ancaman terhadap Islam dan ancaman terhadap penentang kaum Muslim dalam dunia kapitalis selaku Muslim(topeng muslim), dalam hal ini adalah lumrah. Setiap gerakan yang ada dalam kehidupan ini berpontensi mendapat ancaman terhadap penentangnya, khususnya gerakan yang berupaya memperbaiki keadaan, dan lebih khusus lagi gerakan lantang..

ISA itu haram disisi Islam. Apakah kita memperlecehkan usaha-usaha orang 'kebenaran' menentang ISA? Mungkin anda tidak nampak di mana haramnya ISA.

Kita tengok pada pendidikan. Pinjaman PTPTN. Dulu kecoh pasal faedah PTPTN tinggi!!. Ada yang protes. (jika anda peminjam PTPTN) anda merasakan lega, PTPTN mengurangkan faedah charge kepada 1% dari 3% sebelum ini. Tapi bagi yang lain tidak setuju!! Mereka mengatakan faedah itu haram!! faedah itu adalah riba'!! Samalah juga keadaan khamar dan arak adalah haram..

Sepintas yang perlu saudara/i ketahui, janganlah kerana penting seruan pointer tinggi-kerja senang dapat dan sebagainya. Dakwah kita kemudian kan..

Nabi pernah bersabda. "Jihad akan terus berlangsung sejak Allah mengutuskanku hingga generasi terakhir dari umatku memerangi Dajjal. Jihad tidak akan berhenti kerana kezaliman penguasa zalim ataupun kerana keadilan penguasa yang adil"

Sabdanya lagi; "Jihad akan tetap ada, (baik) bersama penguasa yang adil ataupun zalim"

Dengan itu, kaum Muslim senantiasa maju terus pantang mundur dalam memperjuangkan perkara utamanya. Mereka tidak pernah ragu menjadikan perkara itu sebagai persoalan hidup dan mati"

Fikir-fikirkanlah...
Pemerintah tidak menerapkan hukum Allah. Daie berjuang di jalan Allah, kemudian ditangkap dan dihumban ke ISA.
ISA menzalimi manusia, mencampakkan hukum jenayat Islam.
Riba di bank?? Bila kah?? Anda mampu membayar bulanannya kerana pendapatan anda besar.. Tapi mampukah anda membeli syurga Allah?? Rasulullah SAW melaknat bagi orang-orang yang bersyarikat di dalamnya. Sepertimana di dalam hadith ini:

Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu beliau berkata, Rasulullah shallahu ‘alahi wasallam bersabda, “Allah melaknat orang yang memakan (pemakai) riba, orang yang memberi riba, dua orang saksi dan pencatat (dalam transaksi riba), mereka sama saja”.(HR. Muslim dan Ahmad)

Oleh itu siapakah lagi yang mampu beri jaminan terhadap kita??adakah pointer tinggi, dapat kerja bagus??tak kena kick universiti??tak ditarik biasiswa??

atau

Allah tidak memandang kita?? Menarik redhaNya kepada anda...


yang mana satu kemahuan anda??


Wallahulam
******

Harap apa yang saya tulis itu terkait dengan apa anonymous kata dan realiti keadaan sekarang. Perbetulkan jika ada penyelewengan...Selepas itu, datang seorang hamba Allah menyataka bahawa dia sokong ISA. Saya tidak dia di pihak mana dan apakah gerakkannya.. Berikut ialah jawapannya..

*******
aku sokong ISA.tetapi perlaksanaanya harus di ubah supaya tidak menjadi kepentingan memana badan politik.

cuba kalau tak ada ISA.datang ulama syiah iran ke malaysia bertujuan menyuburkan fahaman syiah.dan bila ditangkap dan dibicarakan di hadapan umum,maka kemungkinan negara iran akan memutuskan hubungan diplomatik dengan malaysia.jadi secara tak langsung malaysia kerugian dari segi hubungan dua hala.

dan sama juga dengan komunis.russia dan china mungkin akan putuskan hubungan diplomatik dengan malaysia.sebab dah salah dan membawa mudarat maka perlu di isa kan.kalau tak buat salah,buat apa nak risau pasal ISA.

kejam?pasal tangkap tanpa dibicarakan?kalau dah mencabar supaya semua agama perlu di samakan ataupun menuntut supaya setiap anak yang lahir tak boleh ajar Islam sehingga 18 tahun maka adakah perlu dibicarakan secara umum?adakah itu tidak salah?apabila dibicarakan maka ia bertujuan untuk menentukan sama ada bersalah ataupun tidak.konsepnya lain dengan ISA yang secara terus tangkap kerana bersalah.sekiranya dibicarakan maka malaysia akan mendapat tekanan antarabangsa supaya kes itu akan menang.hal ini kerana badan PBB di bawah resolusi hak asasi manusia telah bersetuju mendukung bahawa semua agama itu adalah sama.ianya terpulang kepada individu untuk menganut agama apa pun.dan begitu juga pendirian badan dunia human right watch.keadaan di Malaysia masih lagi terkawal kerana sistem perlembagaan negara yang menyatakan bahawa Islam agama rasmi.

jadi untuk mengelakkan keadaan sedemikian sebab itu ISA diwujudkan.tetapi apa yang perlu di perbaiki ialah perlaksanaannya yang perlu bebas dari sebarang anasir politik.cuba kalau orang yang menuntut supaya semua agama disamaratakan,maka semangat jihad di kalangan muslim akan bangkit tak kira dari parti apa pun dan mungkin berlaku kejadian seperti kes natrah terdahulu.kemungkinan gerai bukan muslim yang tidak terlibat akan turut sama dirosakkan kerana sentimen tersebut.tidak kah ianya merugikan negara di masa hadapan?kerana para pelabur asing akan menarik keluar pelaburannya didalam malaysia dan malaysia akan menjadi negara bankrup.

lalu sekiranya malaysia bankrup,kemungkinan akan terdengar pula suara sumbang yang menyalahkan pihak kerajaan sebab tak reti tadbir..

rancang kehidupan kita elok-elok supaya kita dapat buat sesuatu dalam kehidupan kita demi untuk kesejahteraan.

"kalau mahu pintar,belajar.kalau mahu hasil,usaha"
*******

Monday, 3 August 2009

Realiti Melawan Arus...

Pernahkah kita sebagai seorang Muslim berfikir jatuh bangun sesebuah tamadun atau bangsa itu terletak kepada cara berfikir?? Kita ambil contoh di negara Jepun. Negara matahari terbit itu pernah mengalami kekalahan yang dahsyat dalam peperangan Dunia ke-2. Hingga menyebabkan negara tersebut berundur diri tatkala rakyatnya di bom! nuklear!!. Selepas itu mereka bangkit dan lihatlah hasilnya!! saudaraku.. Di belanda (jika tidak salah nama negara itu), negara yang kecil tetapi terkenal sebuah negara menapis minyak petroleum dan terbesar di dunia (itu adalah maklumat yang saya ketahui ketika melangkaui Tingkatan 3) sedang Belanda tidak mempunyai galian minyak pun. Tengok negara-negara Islam ada minyak di wilayah Arab siapakah penyedut bahan mentah milik seluruh umat??. Mereka-mereka ini bangkit kerana kekayaan berfikir mereka. Ruangan kali ini bukan lah hendak menyentuh tentang berfikir+pembangunan. Tapi berfikir tentang realiti kehidupan sekarang.

Pernah dahulu saya berhujjah dengan pelajar UiTM tentang ekonomi. Jika tidak salah 2 orang pelajar UiTM. Seorang itu saya kenal dan seorang lagi saya terjumpa(berdiskusi di ERL Salak Tinggi sampailah ke KL Central). Pelajar UiTM erl, Akmal namanya. Tidak saya dan dia berbincang lebih lama kerana waktu singkat (30 minit sahaja di ERL). Dia hanya banyak bercakap dan saya mematahkan(menepis sangkaan beliau). Tentang seorang lagi itu pula mengatakan, "Jika kita ikut ekonomi komunis sudah pasti hak kita dapat sama rata" "Kompromi-kompromi ekonomi rakyat selamat". Saya berhujjah dengannya tapi tidak lah memuaskan kepadanya (saya rasa begitu). Hinggalah saya berkata kepadanya "bagi aku ruang untuk jelaskan apa yang aku tahu dan apa yang kau fikirkan ekonomi komunis dicontohi. Hari isnin kita bincang." Alhamdulillah, kawan saya itu sudah faham penjelasan itu, ekonomi komunis tidak wajar diikuti. Untuk pengetahuan pembaca blog dan sahabat. Perbincangan pertama tersebut berlaku pada hari Jumaat, so ada dua hari (Sabtu & Ahad) untuk saya menelaah semula di laptop saya. Saya baca sendiri dan fahami sendiri. Saya berada dikawasan itu hampir 5 bulan, 2 bulan pertama saya 'berseorangan' sahaja. Dalam tempoh bulan itulah saya isi baca tentang ekonomi Islam (sikit-sikit), minat itu ada tapi belum masanya lagi untuk saya belajarnya. Sebab itulah saya mintak 'return' berbicang, penjelasan saya kurang memuaskan. Untuk pengetahuan sahabat-sahabat dan pembaca blog, dia masih ajak saya berhujjah. Kali ini dia hendak mengetahui tentang cara pengelolaan harta yang sumbernya haram -masa itu isu SMS 1 day 1 car dari Celcom difatwakan haram- tetapi dia tidak tumpukan sangat tentang SMS tapi Kota Keriangan Genting Highland. Mujurlah saya baca isu itu di SN. -inilah antara cerita yang dapat saya kongsi. Muga ia terkait keadaan realiti sekarang apabila umat berfikir ekonomi kapitalis manhaj sekular dan seangkatannya adalah jalan releven. Dan bukannya ekonomi Islam sebagai alternatif yang wajib dilaksanakan-

Kembali ke cerita asal, bercerita tentang memperkayakan berfikir. Apabila kekayaan berfikir kita telah terabai. Maka dengan segera kita berusaha pulih kembali, selama kita mempertahankan kekayaan berfikir itu. -Jika kain putih itu dikotori, kita berusaha membersihkan, selama ini putih yang baik". Disitulah berlakunya memperkayakan berfikir kerana adanya berfikir pada diri umat tentang keadaan sebenar.

Seperti sedia maklum, sahabat-sahabat saya dan pembaca blog. Umat Islam dewasa ini tidak memiliki pemikiran yang berlawanan dengan pemikiran yang ingin diwujudkan pada dirinya, sehingga umat itu mampu menyedari hakikat pemikiran yang akan dsampaikan kepadanya. Kepada sahabat-sahabat yang dapat SMS saya tentang "Islam sebuah agama demokrasi" itu antara contohnya. (Ok! kita tengok pada perekonomian). Dengan itu, akan melahirkan pertembungan dua pemikiran, lalu dia mampu menemukan pemikiran yang benar.

Berapa ramai berfikiran (islam) sanggup dan berani melawan arus. Hanya sedikit saya kira. Saya berfikirkan kuanti itu seperti berikut. Biawak sifatnya melawan arus air manakala buaya sifatnya mengikut arus air. Kesimpulan disitu berapa banyak buaya yang mengikut arus air telah dibonekakan, dipamerkan, ditunggangkan, digajikan seperti buaya jadi badut di zoo. Berbanding mereka yang melawan arus air, mereka ini ditangkap, diikat, malah dibunuh (siapa tahu,kan?). Dan siapakah lebih ganas lagi zalim walaupun mereka (ikut arus air) ini tenang setenang air semasa berenang(memerintah). Ibarat tunggul kayu!!. Lain pula halnya biawak, melawan arus, selalu dilepar batu, dan malah memberi pendapat kepada si penangkap untuk dijual.

Apabila hal ini berlaku(kelemahan berfikir -mewarisi pemikiran Islam), secara pasti umat ini nampak telah menderita kemiskinan, sekalipun kekayaan material (sumber asli dan sebagainya yang menjadi hak umat) di negara umat itu melimpah ruah. Mereka nampak kehilangan kreativitasinya, gagal menemukan penemuan-penemuan ilmiah, mahupun penciptaan industri baru walaupun mereka mempelajari, mendengarkan dan menyaksikan penemuan tersebut. Mengapa ye boleh berlaku?? Mereka tak akan terdorong untuk melakunya, kecuali apabila mereka memilki metode berfikir(mafahim) tersebut. Iaitu, apabila mereka memilki pemikiran yang Islam yang mereka pergunakan dalam kehidupan. Sebagai contoh zaman kegemilangan keilmuan Islam-lahir pemikir-pemikir ekonomi, perubatan, persenjataan, pembinaan dan sebagainya-. Jika dibandingkan kebangkitan bangsa Jepun, mereka hanya pada pembangunan dan teknologi dan tidak pada ekonomi. Zaman Islam, semuanya dirangkolnya sebab kita ada sistem kita sendiri dan pemikiran Islam yang bersumberkan wahyu dan as-sunnah.

Oleh itu, umat Islam harus membangunkan pemikiran Islam dan methode berfikir(mafahim) yang inovatif itu dalam diri mereka. Kemudian dengan landasan pemikiran tersebut, mereka boleh meraih kekayaan yang bersifat material(nyata). Mereka juga boleh menemukan ilmu-ilmu baru. Setelah itu baru lah mereka dapat membangunkan perindustrian mereka

Percayalah selagi kita tidak melakukannya nescaya kita tidak akan mungkin melangkah maju setapak. Bahkan kita akan berada di tempat yang sama, akan menghabiskan tenaga dan pemikiran dan berakhir ditempat yang semula, masa terus berputar dan terus berputar.

Cukaplah dengan firman Allah SWT di dalam surah Ar-Ra'd, [13]: 11.

"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, sebelum kaum itu sendiri mengubah apa yang ada pada diri mereka."

Usah difikir sistem kufur adalah masih releven manakala sistem Islam sebaliknua. Berubah segala-segalanya dengan Islam. InsyaAllah, jika kita menghukumi dengan syarak, dan seterusnya menjalani hidup dengan secara Islam sepenuhnya, kita pasti diredhai Allah. Dari Allah kita dijadikan, maka kepadaNya lah kita bersembah.

Wallahulam...

Mohon dikomen di ruangan komen. Sekiranya terdapat keterlanjuran kata-kata, kesalahan memberi maklumat dan seumpanya. Mohon dikomen. Sekian..

Thursday, 23 July 2009

Bank o0 Bank..

Ada siapa-siapa mahu komen/beri pandangan/setuju tentang emel yang baru saya terima ini??

Dalam meniliti perbankan yang halal atau tidak hendaklah ada dengan ilmu. Perlu faham konsep-konsep perbankan Islam (yang sebenar) yang di perkenalkan oleh bank yang namanya Islamic dalam masa yang sama menjalankan bank konvensional. Bagi yang ada ilmu itu harus berani untuk menterjah terus kepada pegawai bank sebelum pinjman dibuat kerana apa yang kita fahami dan didik di dalam sekolah dahulu, Islam meraih keuntungan untuk kedua pihak, tiada penindasan dan sebagainya.

Ramai yang terkeliru apabila menyebut ‘pinjaman secara Islam’ apabila merujuk kepada produk-produk yang ditawarkan oleh bank-bank Islam. Hakikatnya, mereka semua silap, kerana produk bank Islam yang berasaskan pinjaman hampir tiada. Ini adalah kerana sesebuah ‘pinjaman’ Islam tidak boleh sama sekali dijadikan sebagai medium untuk meraih sebarang keuntungan. Pinjaman tidak lain hanya satu jenis kontrak belas ihsan, untuk menolong mereka yang susah secara percuma sahaja. Hasil dari itu, Allah swt menjanjikan mereka yang memberikan pinjaman tanpa sebarang caj dengan gandaan pahala sebanyak 18 kali ganda.

Nak untung halal ada caranya antaranya;

1) melalui aqad jual beli, termasuk sewaan
2) melibatkan diri dalam sistem perkongsian pelaburan dari jenis Mudharabah atau Musharakah.
3) Melalui konsep ujrah atau upah hasil sesuatu perkhidmatan yang diberi.

Untuk mengubah sifat asal fungsi sebuah bank dari pemberi pinjam kepada pembiaya dan penjual serta pembeli, bank-bank Islam banyak menghadapi cabaran undang-undang setempat. Adakalanya halangan undang-undang setempat boleh menjadikan sebuah bank Islam gagal untuk berfungsi secara seratus peratus menepati Shariah. Bukan kerana mereka sengaja untuk ingkar dan culas, tetapi terpaksa tunduk dek undang-undang setempat yang enggan diubah oleh pembuat undang-undang. Usaha mendesak masih berterusan tetapi tentunya tidak wajar diletakkan ancaman dan kecaman kepada bank-bank Islam. Jika ingin mengecam, pastinya anda faham siapa yang patut ditujukan kecaman. So nak kan yang Islamic habis camne?? Tanya lah kepada penguasa, sebab dia lah berkuasa menerapkan hukum-hukum Allah. Kita sebagai rakyat berusahalah muhasabahkan kepada pemimpin erti kata lain berdakwah. Berdakwah jangan pula kepada kemaslahatan kita pula. Contohnya, bank-bank di negara telah beralih kepada perbankan islam secara total. Lalu kita berhenti berdakwah dan muhasabahkan pemimpin, penguasa dan rakyat. Sedangkan hukum syariat lain masih lagik yang syariat celop. Contoh, hukum penzina.. Boleh dibawah ke mahkamah civil atau syariah..kelakar sungguh!!(geram sangat2!!)..OK..kita bawa kes ini ke kes mahkamah syariah, hukumnya anda sendiri boleh tahu bukan..sebatan atau denda atau kedua-duanya..Memanglah kita tak amek port sebagai kita ini masih terpelihara. Bagi yang bujang n dara pula, masih tidak risau lagik, sebab mereka belum ada anak.. Hmm, saya rasa saya sudah tersasar dari tajuk sebenar.. Mohon perbetulkan jika ada yang tidak kena..Mohan diri beredar..Laptop sudah panas.. sekian..

After baca emel dibawah..terfikir pula tentang deposit yang 10% yang kita bayar kepada pemaju & pengedar, pastu banknya lagi, insuransnya lagik..ada yang bertanya, let say bank itu mengatakan kepada kita bahawa 10% kepada pemaju & pengedar adalah ejen atau wakil dari bank, so bagaimana statusnya??waa, rumit untuk memahami permasalahan seumpama ini, basic fiqh muamalat tiada langsung, mase muda-muda dulu tak nak tanya-tanya betul2 kt pelajar fiqh muamalat semasa dorg bermautautin di malaysia.

Terfikir pula kehidupan al-imam syafie yang pada masa itu tiada bank lagik..dorang rilek je..pape pun ilmu syariat harus dituntut baik yang fardhu mahupun yang kifayah..

Wassalam...

*******************
Assalamualaikum. .

Kita tidak perlu hendak mengharamkan apa yang dah dihalalkan oleh ulamak atau syarak.. apakah saudara/ri hendak menggalakkan orang membuat pinjaman di bank Konvensional? atau apakah dengan kenyataan ini saudara/ri dapat memperbaiki sistem perbankan islam sedia ada??

kenapa pula di sebut riba' dgn mengandaikan riba itu di jumlah dgn tahun.. sedangkan dalam perkiraan dalam islamik banking ia tidak di sebut interes atau riba'.. walau bagaimana pun jalannya ia tetap jual beli, ada akaq dan bukan riba seperti yang tuan maksudkan..

walaupun bank telah membeli rumah terlebih dahulu, dan dan kemudian menjual kepada pembeli(sewa beli) dgn harga tinggi sedikit..

sebagai contoh: saya membeli kereta berharga 80ribu dan kemudian bank membelinya dan menjual kembali kepada saya(sewa beli) pada harga 100ribu. 100 ribu adalah harga jual termasuk 20 ribu keuntungan.. dimanakah riba yang tuan sebutkan tadi??

Ini mmg berbeza dgn bank konvensional yg meletakkan 20ribu itu interest atau bunga.


Berhati-hatilah bila membuat kenyataan dan jangan samakan riba' dengan jual beli. dalam surah Al-baqarah ayat 275 ada mengatakan..




275. Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat) , sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.(Surah Al-Baqarah ayat 275)
*******************

Thursday, 2 July 2009

Facebook Mulai Tunjukkan Watak Aslinya

sumber: eramuslim





Facebook mulai bikin ulah. Situs jejaring sosial yang lagi booming di kalangan masyarakat baik muda maupun tua ini, mulai menunjukkan watak aslinya yang anti dengan hal-hal yang berhubungan dengan Jihad dan Islam.

Situs jejaring sosial besutan Mark Zuckenberg ini, telah menghapus beberapa account yang selalu gencar menyuarakan Islam dan Jihad di dunia maya. Salah satunya adalah grup Cyber Jihad Community yang dibuat oleh Muhammad Jibriel Abdul Rahman (nick name Prince of Jihad) yang juga merupakan pimpinan dari Ar Rahmah Media.

Jika Irhabi 007 bisa mengguncang dunia dengan nama irhabi-nya yang mampu menembus semua jaringan situs-situs musuh, maka lain lagi dengan Prince of Jihad, selain jaringan arrahmah.com yg dimiliki olehnya, dia juga membuat beberapa grup di situs jejaring sosial facebook yang digunakannya untuk menyuarakan Islam dan Jihad serta membakar semangat para pemuda Islam.

Tak hanya profil grup yang ditendang dari komunitas facebook, administrator grup ini pun ikut menjadi korban kearoganan facebook sebagai sebuah situs ternama di dunia, termasuk account milik Muhammad Jibriel Abdul Rahman.

Grup yang telah memiliki ribuan anggota dan penggemar ini memang sangat nyaring menyuarakan Islam dan Jihad di ranah situs jejaring sosial facebook. Tak heran, para petinggi facebook merasa gerah akan sepak terjang grup ini. Mereka akhirnya menghapus grup Cyber Jihad Community dari keanggotaan facebook, tak tanggung-tanggung beserta para kru pembuat grup tersebut.

Sejak dihapusnya grup Cyber Jihad Community dan para administratornya, komentar berdatangan masuk ke account Ar Rahmah di facebook, "wah, bener2 menyedihkan. berarti facebook zionis dunk.." ujar salah satu komentar.

"Al Qur'an memang tidak pernah salah....orang kafir tidak akan ridho selamanya......" ujar komentar lain menambahkan. Bahkan ada komentar yang sangat pedas yang ditulis oleh salah satu anggota Cyber Jihad Community, "Anti-jihad wajib dibasmi!"

"Finally, it realized. see! 'they' cut the tongue of those who speak the truth," komentar lain menambahkan.

Anehnya, banyak grup lain yang juga menyuarakan ideologi seperti sosialisme dan kapitalisme atau grup-grup yang menyuarakan rasisme, namun hingga kini mereka masih saja bertahan. Apakah facebook merasa takut atau terancam akan hadirnya grup Cyber Jihad Community ini?

Mungkin akan banyak komentar yang mengatakan, kenapa harus pakai Facebook yang jelas-jelas punya orang kafir dan Yahudi pula yang jelas-jelas memusuhi Islam. Justru disini kita sebagai umat Islam harus pintar memanfaatkan peluang dan sarana. Facebook yang punya musuh Islam kita manfaatkan untuk kepentingan Islam. Seperti para mujahidin Afghan yang banyak memanfaatkan peralatan militer milik Sovyet ataupun Amerika, yang digunakan untuk memerangi mereka dengan peralatan yang mereka buat sendiri.(fq/arrahmah)


Sunday, 28 June 2009

Pengorbanan yang Tiada Duanya.

"He's understand that times are hard and money is short, but consider this little effort an act of investing in the future."

"He's trying to accomplish something big, not realizing that life is made up of little things."

Perkataan-perkataan di atas sekian lama bertahta di sebuah laman web sosial saya... :)





Maka jika mereka beriman kepada apa yang kamu telah beriman kepadanya, sungguh mereka telah mendapat petunjuk; dan jika mereka berpaling, sesungguhnya mereka berada dalam permusuhan (dengan kamu). Maka Allah akan memelihara kamu dari mereka. Dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.


Shibghah Allah. Dan siapakah yang lebih baik shibghahnya dari pada Allah? Dan hanya kepada-Nya-lah kami menyembah
[al-Baqarah, 002:137-138]


Shibghah bermaksudnya celupan. Shibghah Allah: celupan Allah yang bermaksud iman kepada Allah yang tidak disertai dengan kemusyrikan.

Terasa sempit dan sesak. Ujian-ujian yang aku lalui ini tidak sehebat mana di bandingkan dengan ujian-ujian yang Allah hadapkan untuk kekasihNya itu sendiri.

Cuma atas kelemahan aku sendirilah aku terkesan sangat dengan manusia-manusia ini sedangkan nabi sallallahu 'alaihi wasallam tetap tenang menghadapi ujian-ujian yang datang melanda dari segenap pelusuk terutama di awal-awal usaha dakwah Baginda Sallallahu'alaihi wasallam sehingga Baginda wafat.

Bukan sedikit daripada kita yang menggadai itu untuk dunia yang tidak bernilai ini.

Diberi nikmat kesenangan tetapi alpa. Sedih dan tersayat hati bilamana kau, yang aku akui sebagai saudara seagamaku, sewenang-wenangnya menggadai Subuhmu, Dzuhurmu, Asarmu, Maghribmu, Isyakmu malah Jumaatmu, demi semata-mata mengejar nikmatnya dunia. Meng'infak'kan gajimu kejalan-jalan maksiat. Yang bathil dan hak semua kau sapu. Demi semata-mata ingin merasa enaknya hidup dunia yang sementara waktu ini. (Oh! Allah moga Kau pelihara agama Islam yang aku anuti ini.) Kau - tidak bermaksud kepada seseorang tika ini.

"Alaa, kita bukannya ma'sum pun!!". Janganlah kerana gelaran bukan ma'sum kita mengambil kesempatan. Adakah dengan kita yang bukan ma'sum ini pertanda Allah melonggarkan hukum-hukum diterapkan kepada kita? Ingatlah sahabatku, saudaraku, kenalanku. Sesungguhnya Allah tidak pernah memungkiri janjiNya. Apa yang telah difirmankanNya itu lah benar, itulah janjiNya.

Apa kita sudah mulai tidak mengenal ajaran dan cara hidup Nabi junjungan tercinta? Maka kecelakaan apakah yang paling besar andai kita kehilangan nikmat Islam dan iman ini wahai umat Muhammad SAW?

Nabi SAW pernah bersabda :
"Umat lain akan meratah kamu dengan rakus sebagaimana anjing-anjing yang mengelilingi hidangan makanan. Sahabat bertanya adakah kerana bilangan umat islam yang sedikit? Baginda menjawab Tidak, bahkan jumlah kamu masa itu banyak sebagaimana banyaknya buih di permukaan air banjir. Allah mengikis perasaan gerun di dalam hati musuh terhadap kamu 'al-wahan'. Sahabat bertanya apa dia wahan itu ya Rasulullah. Jawab baginda "cintakan dunia dan bencikan akhirat".

Adakah solid iman kita?? Adakah iman kita seperti Shibghah Allah??

Iman dan Islam inilah lesen kita ke syurga. Pengorbananlah caranya... Andai ini terabaikan. Apakah akan ada ehsanNya untuk kita yang zalim ini? Apa akan adakah jaminanNya?

Hari ini kita masih bernafas, sempat. Se'sempat' nafas yang di hela se'sempat' itu untuk mengucapkan rasa taubat dan syukur. Sedarlah sebelum terlambat!

Wallahulam

p/s: senyuman yang amat aku cemburuuuuuuuiii (huhuhuhu)

Thursday, 25 June 2009

Kembali Kuasa Dinar Emas

” Ekonomi Amerika Syarikat (AS) yang menjadi tonggak kepada ekonomi kapitalis kini berada pada tahap terburuk dan lembap. Kelembapan itu turut menjangkiti negara-negara lain di dunia. Tiga per empat daripada dolarnya berada diluar negara dengan nilai yang terus menyusut.


Pernah dahulu saya berjumpa dengan beberapa orang sahabat. Perjumpaan yang saja-saja sahaja aka melepak. Ntah pada waktu tersebut kami berbual tentang nak menginvestasikan kewangan di masa hadapan.

Suasana ketika itu agak tegang apabila ada dikalangan kami merasa resah melihat ekonomi sekarang ini. Sebagai anak muda yang masih belajar, yang belum memiliki apa-apa asset, yang belum memiliki simpanan wang, kehidupan keluarga yang sederhana dan sebagainya antara faktor keresahan memikirkan zaman hadapan kami.

Kami bersahabat pada mulanya membincangkan tentang kewangan kami yang kami simpan ini nanti akan dilaburkan ke mana. Ada yang menyuarakan agar buat perniagaan. Salah seorang sahabatku berkata, kita hendak berniaga apa?. Tapi sebelum nak mulakan perniagaan itu kita kena fikir tentang nilai harga, ... . Maksud dia, kalau suatu perniagaan itu dimulakan dengan harga RM200K sekali pun belum tentu ia berjaya digerak. Silap hari bulan RM200K macam RM50K je kut, siapa tahu. Kesemua ahli lembaga setuju (ceh, macam dalam mesyuarat syarikat pula).

Pandangan itu kami setuju dan akui akan kelemahan sistem yang diguna pakai sekarang untuk masa akan datang. Ntah bila boleh jalankan perniagaan, itu kami tidak tahu. Kami juga faham sikit-sikit tentang ekonomi bagaimana sebuah mata wang itu di kata susut, besat, kecil, nilai RM ditutup paras rendah/tinggi dan sebagainya.

Seorang dari kami lagi bersuara, dapat gaji je, kumpul duit, dah kumpul duit beli emas. Tentang nak beli rumah itu, hold kan dahulu. Sebut kumpul duit (wang kertas) banyak-banyak, dah cukup masa, duit yang kita kumpul itu tiada nilainya dah. Tak kah naya??

Betul apa yang dikatanya, kita dilihat, bahwa trend harga emas dunia 10 tahun terakhir adalah naik sekitar 400%, boleh kalian bayangkan kenaikan yang siginifikan dari emas, bahkan 1 tahun terakhir didapat angka 50%, mana ada bank dimanapun di seluruh dunia yang boleh memberikan kenaikan hingga 50% tiap tahunnya dari pelaburan kalian.

Kita ambil contoh, dengan menganggap saya sekarang memilik 10 dinar dimana masing-masing dinar saat ini berharga RM420.75 maka akan didapat total investasi saya sebesar RM4207.5, maka 10 tahun yang akan datang nilai dari 10 dinar saya adalah sebesar 400% dari sekarang atau sekitar RM16830 . Jika kalian menabung di bank RM4207.5 sekarang, maka 10 tahun yang akan datang wang kalian menjadi sangat tidak berharga kerana nilainya sudah sedemikian hancurnya ditekan oleh inflasi.

Apa yang saya ketahui dan seingat apa yang saya pelajari di Sekolah Agama Kerajaan Negeri Johor semasa di darjah 6, saya ada pelajari sedikit tentang konsep dan standard sebuah mata wang Dinar Islam, mata wang Emas tulin. Setiap Dinar mempunyai ciri-ciri berikut, berat sebanyak 4.3 gram, diperbuat daripada Emas 22-karat dan berukur lilit 23 milimeter. Standard ini digunapakai sejak zaman Khalifah Umar Al-Khattab. Nilai mata dinar tersebut di nilai pada kiraan semasa [June 25, 2009 RM 104.95 sumber: http://www.e-zakat.com.my/nisab2/index.asp]

Dari segi tabungan, emas lebih stabil berbanding wang kertas kerana nilainya tidak mengalami turun naik yang ekstrem dan tidak merosot akibat inflasi. Dari segi zakat, hukum Islam menetapkan bahawa zakat hanya boleh dibayar dalam bentuk barangan nyata. Dinar emas sangat sesuai berbanding wang kertas kerana wang kertas hanya laku atas jaminan kerajaan yang mengeluarkannya. Sedangkan emas tidak memerlukan mana-mana pihak untuk mengesahkan nilainya kerana ia dengan sendirinya mempunyai nilai.

Menyelusuri sejarah, dinar emas telah menjadi piawai bagi mata wang dunia, selama beribu-ribu tahun, sehinggalah ia diganti kepada wang kertas dolar hanya pada awal tahun 1970-an.


Hanya pada zaman pemerintahan Khalifah yang ke-3 iaitu Khalifah Saiyidina Ummar al-Khattab (13 – 23 hijrah / 633 – 644 masihi), penggunaan mata wang dinar dan dirham mula dikawal dari segi corak dan berat. Di bawah pemerintahan Khalifah Ummar, corak mata wang Islam telah diukir dengan nama Allah SWT. dan sebahagian dari ayat-ayat suci al-Quran. Berat mata wang Islam ini juga telah ditetapkan iaitu mata wang dinar mestilah mengandungi emas seberat 1 mithqal (iaitu seberat 4.25 gram ukuran pada masa kini). Manakala bagi mata wang dirham pula, beratnya adalah sebanyak 2.975 gram perak (ukuran pada masa kini) di mana jika nilai tukarannya dengan dinar ialah 7 dinar emas bersamaan dengan 10 dirham perak.

Kepentingan dinar emas jelas dicatat dalam buku Ibn Khaldun yang bertajuk “al-Muqaddimah.” Di dalam buku tersebut, mencatatkan akan wahyu Allah SWT memasukkan dinar serta dirham dan ini telah membawa bersamanya banyak kaitan dalam hukum seperti zakat, perkahwinan dan hudud. Sebab itu di dalam wahyu Allah SWT dengan jelas telah menyatakan akan ukuran yang tetap mengenai zakat dan sebagainya dengan menggunakan dinar dan dirham tidak dengan yang lain.

Islam mementingkan keredaan Allah SWT dalam setiap pelakuan dan pekerjaan yang dilakukan kerana keredaan Allah SWT akan memberikan kesejahteraan kepada kehidupan dunia dan akhirat. Idea mengembalikan dinar emas bukan suatu perkara kecil kerana ia secara langsung atau tidak, turut melibatkan soal sistem sosial, ekonomi, politik, dan, keberkatan dari-Nya.

Malah, kelemahan umat Islam sedunia mula ketara apabila berakhirnya penggunaan dinar emas. Menurut sejarah, pemerintahan Islam di bawah Khalifah Uthmaniyah di Istanbul, Turki telah dihelah dengan kemajuan dan pembangunan. Pinjaman wang kertas daripada Eropah untuk membangunkan Turki telah menjadikan negara tersebut berhutang dan melalui sistem wang kertas bersama riba telah melemahkan pemerintahan Khalifah.

Riba sangat dibenci Allah s.w.t dan Rasulullah s.a.w. Ini diterangkan dalam al-Quran yang bermaksud: “Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba) maka ketahuilah bahawa Allah dan Rasul-Nya akan memerangi kamu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu, kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya,” [al Baqarah:279].

Memang tidak dapat dinafikan, sistem wang dunia berasaskan wang kertas dan berlandaskan riba ini telah telah membawa kepada banyak kerosakan seperti kemiskinan, kerosakan alam sekitar, monopoli pengeluaran dan pengedaran. Sistem ini juga menimbulkan berbagai masalah seperti pengangguran, jenayah, maksiat dan kejatuhan moral. Sistem ini yang dikendalikan oleh institusi perbankan, sistem demokrasi dan ahli politik yang tidak bertanggungjawab telah memberi sumbangan kepada kesengsaraan masyarakat dunia.

Ibnu Abbas r.a. dari Ishaq Ibn Basheer dan Ibn Asakir di Kanz al-Ummal mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda, yang bermaksud: “Orang yang pertama mengikuti Dajjal adalah 70,000 orang Yahudi…dan antara tanda pelepasan Dajjal adalah amalan riba.”

Kini, dinar emas telah kembali dan ramai umat Islam dan bukan Islam dari seluruh dunia menyeru supaya dinar emas ini dikembalikan. Ditengah-tengah kekalutan ekonomi yang melanda kini, kilauan dinar emas dilihat dapat mengembalikan sistem kewangan yang lebih munasabah dan mantap. Ramai yang telah sedar akan tipu helah sistem kewangan yang ada dan masyarakat dunia sudah mula meminta supaya mengembalikan kebebasan untuk memilih. Sekiranya demokrasi dilaungkan di seluruh dunia supaya diamalkan dalam semua perkara, mengapa tidak kebebasan diberikan untuk memilih dinar sebagai wang?

Oleh itu rugikah menggunakan wang Dinar Emas?? Ingatlah apa-apa yang terbaik yang Allah SWT turunkan kepada hamba-Nya adalah yang terbaik. Kita umat terakhir, umat terbaik. Bersyukurlah Allah memilih kita di zaman ini kerana Dia mahu beri kita peluang kepada kita agar menjadi yang terbaik. Hikmat terhadap hambaNya yang lahir selepas kewafatan Rasulullah adalah rahsia yang tersirat. Rasulullah ialah utusan yang terakhir adalah Rasul terbaik untuk sekali alam, kalau tidak Baginda tidak dipanggil kekasih Allah. Al-Quran dan As-Sunnah adalah yang terbaik untuk kita semua. Paling ringkas yang boleh saya bagi contoh terbaik ialah kayu sugi yang Baginda gunakan. Yang menggunakannya pasti percaya khasiatnya, bukan?? Maka rugikah kita jika kita tidak menggunakan yang terbaik dari Allah dan telah digunakan Rasulullah yang terbaik. Tepu dada tanya iman. Ayuh!! Tegak Khilafah, pembuka jalan petunjuk Illahi, dihujani keberkatan, dan dipayungi rahmaNya.

Sekian, Wallahulam..

Related Posts with Thumbnails